Pagaralam, Halosumsel-
Awal Tahun 2022, puluhan personel Polres Pagaralam mendapat kado istimewa kenaikan pangkat.
Sebanyak 43 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, mulai dari Brigadir Polisi (Bripol) hingga Komisaris Polisi (Kompol) selain kenaikan pangkat polres Pagaralam pun melaksanakan pisah sambut Kasat Lantas Polres Pagaralam dari AKP Herman Akhiri ke AKP Ahmad Yani.
Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono S.Ik mengatakan, kenaikan pangkat merupakan momentum yang sangat penting dalam perjalanan karier anggota Polri, penghargaan ini merupakan kado tahun baru atas kinerja mereka selama ini.” Ungkap AKBP Arif, seusai upacara kenaikan pangkat di Mapolres Pagaralam, Senin (3/1/2022).
Kapolres menambahkan, kenaikan pangkat hendaknya jangan hanya disikapi dengan kegembiraan saja, namun dibalik itu semua tentunya mempunyai konsekuensi tugas dan tanggung jawab yang lebih besar lagi. ”Kenaikan pangkat ini diharapkan akan lebih menyadarkan diri kita untuk berintrospeksi, agar lebih meningkatkan kinerja yang dilandasi itikad baik, disiplin, loyalitas dan dedikasi. dengan pangkat baru, sebagai anggota Polri diharapkan kedepannya lebih mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu, ada konsekuensi tanggung jawab moral pada institusi sehingga pelayanan masyarakat harus semakin baik. dengan semangat tahun baru, kualitas diri harus terus diasah dan ditingkatkan sehingga dapat menampilkan sosok Polri yang unggul dan humanis. Tentunya dengan kenaikan pangkat maka konsekuensi kinerja juga harus di tingkatkan.” Tegasnya
Kapolres menekankan kepada personel agar memahami filosofi menanam pohon, Jika pohon kita tanam dan kita rawat dengan baik maka kita akan menikmati buahnya.
Institusi Polri adalah lahan kita bekerja,
jangan pernah berharap jika kita tidak menanam pohon namun ingin memetik buahnya. Jadi kerjakan yang baik untuk institusi maka kita akan menikmati hasil dari kerja kita, hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak citra dan nama baik institusi. hindari tindakan yang dapat menimbulkan kebencian dan menurunnya kepercayaan masyarakat kepada Polri.” Imbuhnya. ojie

