Ogan Ilir,HS-
Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 402-07/Indralaya Kodim 0402/OKI Pelda Suharjo, pada hari Kamis (14/2/2019) memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Kab. Ogan Ilir.
Dalam kegiatan yang diikuti 257 orang Santriwan dan Santriwati ini, Pelda Suharjo menjelaskan, bahwa setiap bangsa dan negara di dunia ini senantiasa berusaha untuk mewujudkan cita-cita dan kepentingan nasionalnya, demikian juga halnya dengan bangsa Indonesia. “Tujuan membentuk pemerintahan negara Indonesia tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke 4, yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila”, terang Suharjo.
Lanjut Suharjo menyampaikan, bahwa guna menjamin tetap tegaknya NKRI dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, maka sumber daya manusia menjadi titik sentral yang perlu dibina dan dikembangkan sebagai potensi bangsa yang mampu melaksanakan pembangunan maupun mengatasi segala bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) yang berasal dari dalam maupun luar negeri, “ungkap Suharjo”.
Sementara itu, Dandim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi menyampaikan, berkaitan hal tersebut Kodim 0402/OKI memiliki misi yaitu “Bersama kita bersatu, dengan kasih kita membangun”. Pada saat ini pembangunan yang kita akan majukan adalah pembangunan mental. Salah satu pembangunan mental itu adalah mental ideologi yaitu wawasan kebangsaan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada semua komponen masyarakat terhadap pertahanan negara ini.
“Karena negara kita ini untuk diagresi dan inflasi oleh negara lain kecil kemungkinan, tetapi untuk dihancurkan secara Nirmiliter sangat berpotensi untuk dilakukan. Oleh karena itu perlunya kita menggugah Nasionalisme seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi segala bentuk ancaman-ancaman tersebut”, ungkap Dandim.
(rel)

