Halosumsel-

Guna memberikan kenyamanan pelayanan kepada wajib pajak kendaraan yang datang, Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Sumsel fokus memperbaiki sarana prasarana 4 Samsat di tahun 2018 ini.

“Saya sudah menganggarkan untuk memperbaiki kantor Samsat sesuai skala prioritas. Kalau Prabumulih saya kira masih bagus. OKI,  Linggau, Banyuasin Empatlawang. Mengutamakan yang sangat mendesak. Maklum anggaran kita tidak bisa mengcover,” ungkap Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumsel Dra Hj Neng Muhaiba MM saat memimpin rapat dalam rangka meningkatkan Pelayanan dan Penerimaan Pajak Daerah khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Rabu, (31/1/2018).

 

Menurut Neng, pihaknya sengaja fokuskan di UPTB seperti di OKI, Linggau, Banyuasin akan benar-benar menjadi bagus. Mengenai berapa anggaran yang dikucurkan, Neng mengaku tidak hapal.

“Ke depan diurutkan kerusakannya. Akan kitalihat perubahan dari alat kantor. Termasuk komputer baru semua. Di semua Samsat serempak tahun ini. Nah kalau perbaikan itu tahun ini mungkin 4. Kalau AC seperti di Prabumulih sudah diajukan ke Provinsi bisa dicek. Kalau di Banyuasin masih apa adanya. Kita akan tingkatkan sesuai standar publik yang ditetapkan pemerintah. Kalau sekarang ini beguyur. Saya kurang hapal anggaran renovasi berapa,” pungkasnya.

Salah seorang peserta sempat mengungkapkan keluhan agar Pemprov Sumsel memperhatikan untuk memperbaiki sarana prasarana pelayanan Samsat.

“Kita tidak melihat kondisi sarana/prasarana Samsat kita masing-masing. Seperti ruang tunggu. Di Pramubulih, AC atap bocor. Saya kira bukan hanya di Prabumulih, seluruh Samsat di Sumsel dibenahi.

Mohon kiranya ditingkatkan sarana pelayanan publiknya agar orang datang nyaman. Boleh dicek bu,” kata Ajun Komisaris Polisi Novrizal DY dari Prabumulih. (So)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *