Halosumsel.com –
Rencana bakal diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak berpengaruh terhadap tarif angkutan umum jenis Transmusi di kota Palembang yang tarifnya masih mencapai Rp 5500/orang.
Disampaikan Direktur Operasional Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Ahmad Novan penyebab tidak turunnya tarif angkutan Transmusi dikarenakan belum tahunya berapa besaran harga BBM yang akan turun.
“Harga BBM masih belum stabil kadang naik dan turun, kami hanya pelaksananya saja keputusannya tetap berada di Dinas Perhubungan (Dishub) namun alangkah baiknya jika harga BBM sudah turun tidak naik lagi nantinya,” ungkap Novan saat diwawancarai di rumah dinas beberapa saat yang lalu.
Yang penting, lanjut Novan, pelayanannya tidak putus walaupun nanti turun pun besarannya tidak banyak.
“Untuk sekarang kita utamakan pelayanannya saja. Transmusi yang baru akan segera dioperasionalkan dan akan kita atur interval waktunya. Rencananya nanti akan ada 20 unit bus Transmusi yang akan di operasionalkan ke Indralaya,” akunya.
Untuk persiapan Asian Games 2018 nanti, Novan mengaku telah mengajukan kembali ke Kementrian Perhubungan untuk memperbanyak jumlah Transmusi.
”Untuk 2016 ini sudah kita ajukan kita minta nya di tahun 2017 bisa mencapai 300 unit Transmusi dan untuk Smartcard sudah kita koordinasikan dengan Gubernur dan akan segera dipasang pada bus yang baru,” tandasnya.
(Aisyah)
