Halosumsel.com-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus berupaya menambah cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan di Sumsel pada perhelatan Asian Games 2018 mendatang, Karena itu, Pemprov Sumsel akan melakukan pembenahan beberapa venue antara lain Venue Aquatic.
“Ya, kami akan melakukan pembenahan untuk venue Aquatic agar pelaksanaan Cabor Renang dilakukan di Palembang,” kata Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumsel, Akhmad Najib, Selasa (9/2).
Dijelaskannya, untuk anggarannya sendiri, pihaknya akan menyiapkannya baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel, Build, Operate and Transfer (BOT), serta dari Corporate Social Responsbility (CSR) perusahaan seperti PTBA dan lain sebagainya.
“Untuk besarannya sendiri kami belum tahu, tapi pokoknya kalau masalah anggaran kami akan menyiapkannya untuk perbaikan venue aquatic tersebut,” jelasnya.
Diterangkannya, saat ini Jakarta masih harus membangunan venue aquatic dibawah Kementrian PU-PERA, sedangkan untuk Palembang sendiri sudah ada meskipun harus dilakukan pembenahan.
“Namun, meskipun Jakarta masih harus menyiapkan venue aquatic, kita tidak boleh terbuai oleh waktu, mengingat cuaca saat ini tidak menentu kadang hujan dan dapat menyebabkan banjir sehingga dapat tertunda pembangunannya,” ujarnya.
Pembenahan ini juga, lanjut Najib, merupakan pembekalan untuk penutupan Asian Games karena penilaian pelaksanaan pembukaan dan penutupan Asian Games dilihat dari kesiapan dan persiapan daerah.
“Jika nantinya diakhir penilaian Jakarta yang terpilih karena kesiapan dan persiapan daerah mereka. Ya, silahkan saja, namun, kami akan tetap melakukan persiapan,” terangnya.
Dirinya juga menambahkan, selain melakukan pembenahan untuk Aquatic, pihaknya juga akan melakukan pembenahan untuk stadion Jakabaring.
“Saat ini kapasitas stadion Jakabaring yakni 36 ribu sedangkan yang diperlukan yakni sekitar 60 ribu, karena itu akan dilakukan pembenahan kembali. Untuk teknisnya itu kembali kepada PUCK tapi yang jelas untuk DED nya telah kami siapkan,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat DPR RI komisi 10 akan melihat kondisi aquatic, mereka akan membandingkan kesiapan pembangunan dan lain hal sebagainya. “Nantinya mereka melihat aspek efisiensi dan efektifitas anggaran untuk pembangunan disetiap daerah,” tambahnya.
Saat ini, dilanjutkan Najib, untuk cabor yang akan diselenggarakan di Palembang antara lain, shooting, Kanoe, Soft tennis, Basket, Voli Pantai, dan beberapa lainnya untuk kategori olimpic, sedangkan untuk kategori non olimpic yakni takraw, Sport Climbing. Namun, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan kembali.
“Kami berharap nantinya cabor renang dan penutupan akan dilaksanakan di Palembang,” tandasnya. (sofuan)
