Tanjung Sakti Pumi,Halosumsel- Warga Kecamtan Tanjung Sakti Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dihebohkan dengan hilangnya saldo tabungan yang mereka simpan di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjung Sakti.

Tak tangung-tangung jumlah pemilik rekening yang saldo tabunganya secara tiba-tiba habis tersebut berjumlah puluhan orang, dugaan sementara jika ditotalkan jumlah saldo tabungan puluhan warga tersebut mencapai Milyaran Rupiah

Salah satu nasabah mengatakan, kuat dugaan kami bahwa yang melakukan tindak kejahatan tersebut ialah salah satu pekerja di Bank yang sering menerima titipan uang untuk ditabung, kecurigaan itu muncul karena setiap nasabah lansia yang ingin menabung selalu ia layani dengan cara menunggu didepan pintu Bank, dengan pelayanan yang ramah dan menyakinkan oknum Office Boy (OB) berinisial A tersebut berhasil mengelabui beberapa nasabah saat menyetorkan uang mereka dengan maksud untuk ditabungkan, namun dibuku tabungan yang nasabah terima bukan hasil print out akan tetapi ditulis tangan oleh oknum tersebut.

Ia juga mencurigai oknum OB tersebut bekerjasama dengan teller Bank sehingga bisa menarik saldo tabungan nasabah yang ada dibuku tabungan, kalo tidak bekerjasama mana mungkin seorang OB bisa mengusai system yang ada di Bank dan bisa menarik saldo tabungan yang sudah tersimpan.” Tegasnya

Kapolres Lahat Polda Sumatera Selatan melalui Kapolsek Tanjung Sakti AKP Nurhanas saat dihubungi mengatakan, pihak kami sudah mendengar kegaduhan masyarakat Kecamatan Tanjung Sakti tentang adanya saldo tabungan nasabah Bank BRI Unit Tanjung Sakti yang raib direkening tabungan tersebut, namun kami belum bisa bertindak karena belum ada satupun warga yang secara resmi melaporkan tindak kejahatan tersebut ke Polsek, kecurigaan dengan salah satu oknum sudah kami kantongi.”Ungkapnya

Kapolsek menghimbau, bagi masyarakat Tanjung Sakti PUMI dan PUMU yang merasa menjadi korban agar segera melapor ke Polsek Tanjung Sakti.
Begitu juga kepada pihak Bank BRI Unit Tanjung Sakti untuk segera menyerahkan data masyarakat atau nasabah yang merasa dirugikan oleh oknum tersebut.” Tegasnya. Ojie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *