Halosumsel-

Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. mendampingi Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. melakukan panen raya dan olah lahan serta percepatan tanam padi IP200 di persawahan yang menggunakan BIOS 44 hasil inovasi Korem 044/Gapo bertempat di Desa Gelebak Dalam Kec. Rambutan Kab. Banyuasin, Sabtu (19/8/2017).

Upaya peningkatan produktifitas padi jenis IP200  yang dicanangkan oleh Kementan bekerjasama dengan TNI AD terus dilakukan, saat ini tercatat ada 800 hektare lahan sawah di Kabupaten Banyuasin siap panen dan sebagian dari lahan tersebut menggunakan BIOS 44. Panen raya kali ini yang dipusatkan di Desa Gelebak Dalam Kec. Rambutan Kab. Banyuasin langsung dilakukan Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto Msi., Kasdam II/Swj Brigjen TNI Marga Taufiq, SH., MH., Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. dan beberapa pejabat Pemprov Sumsel.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj, Kapolda Sumsel, Kasdam II/Swj, dan Danrem 044/Gapo melakukan panen padi dengan menggunakan mesin pemanen padi modern Combain. Tak hanya itu, dalam acara tersebut juga melakukan penggemburan tanah dengan menggunakan mesin Hand Tractor yang dilanjutkan dengan penebaran benih padi jenis IP200 dan menebaran BIOS 44 dilahan yang sudah ditebar benih padi.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. menjelaskan, upaya percepatan tanam melalui IP200 sebagai upaya TNI AD dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan produktifitas beras petani. “Kabupaten Banyuasin ini sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan, saat ini sudah ada 800 hektar sawah yang sudah siap panen,” terang Jenderal Bintang Dua ini.

Selain itu, Pangdam juga mengapresiasi inovasi Korem 044/Gapo dalam menciptakan BIOS 44 guna membantu petani dalam peningkatan hasil panen. Hal ini terbukti dalam produksi padi yang ditebar BIOS 44 meningkat cukup signifikan. “Dalam satu hektar sawah yang semula hanya menghasilkan 4,8 ton gabah, kini setelah diberi BIOS 44 hasilnya bisa meningkat hingga menghasilkan 5,8 hingga 6,5 ton, saya berterima kasih kepada Danrem 044/Gapo yang sudah membuat BIOS 44,” ujarnya.

            Sementara itu Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP mengatakan, bahwa pemberian BIOS 44 pada lahan pertanian bermaksud untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian dan membantu menjaga ekosistem lingkungan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Pemberian BIOS 44 ini merupakan upaya TNI khususnya Korem 044/Gapo dalam membantu para petani dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi guna meningkatkan hasil pertanian. Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AD dan sebagai implementasi dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara profesional yang selalu manunggal dengan rakyat,” terangnya.

Hadir dalam acara tersebut Pangdam II/Swj, Kapolda Sumsel, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Danrem 044/Gapo para Asisten Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj, Dandim 0401/Muba, Kapolres Banyuasin, Asisten 3 Pemprov. Sumsel, Bupati Banyuasin, Kadistan Prov. Sumsel, para Kasi Korem 044/Gapo, para Danramil jajaran Kodim 0401/Muba, Unsur SKPD Pemkab Banyuasin, Camat Rambutan, Poktan, dan para Tokoh adat/agama/masyarakat se Kec. Rambutan.

(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *