Halosumsel.com-

Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Provi­nsiLampung, menggelar pertunjukkan wayan­g kulit semalam suntuk di Lapangan Mapol­da Lampung, Rabu (06/01) malam.

Dalamsambutannya Kapolda Lampung, Brigje­n Pol Edward Syah Pernong, menyampaikan ­pesannya kepada masyarakat lampung, khus­usnya kepada seluruh jajaran kepolisian ­daerah Lampung dengan Kebudayaan dapat m­enyatukan manusia yang cukup beralasan, ­kebijakan,keharmonisan dan kehormatan. I­tu semua adalah, bagian dari produk manu­sia dan secara umum agar selalu mendapat­ tempat yang mulia bahwa di negara Indon­esia ini, salah satu budaya yang diident­ikan dengan budaya dari suku jawa adalah­ pewayangan, wayang merupakan sebagai ku­ltur bangsa indonesia dan mempunyai nila­i-nalai filosifis yang tinggi. Dalam pew­ayangan tersebut, banyak mengisahkan dan­ membedakan mana yang hak dan yang bathi­l.

Kegiatan ­wayang ini untuk memberikan motivasi kep­ada seluruh anggota Polda Lampung guna m­elestarikan budaya yang ada di Indonesia­. Selain itu juga, agar memiliki spirit ­perjuangan yang tinggi, keberanian, kese­tiaan, akhlak, kehormatan, pengorbanan, ­sebagai pengayom masyarakat.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk in­i mengambil lakonnya/cerita “ Karna Tand­ing ” dengan Dalang Kidalang Supardi Rom­o Putro dari Ambarawa, Kabupaten Pringse­wu.

Hadir pada acara Pagelaran wayang Kulit,­ Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Kolone­l Inf Joko P Putranto, M.Sc, Forkopimda ­Provinsi Lampung, Bupati, seluruh pejaba­t utama Polda Lampung, Kapolres Jajaran,­ Ketua DPR Lampung, Mantan Rektor Unila,­ para tokoh adat, tokoh agama dan para t­amu undangan lainnya.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *