Halosumsel

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengkritisi kualitas guru yang ada di tanah air. Sri Mulyani menyebut guru dengan status pegawai tetap kerap menerima gaji, namun yang lebih banyak mengajar justru guru honorer.

“Karena itu saya selalu berupaya mendengarkan aspirasi guru dari sisi kesejahteraan. Guru honorer banyak, tapi guru tetapnya ke mana? Yang terima gaji guru tetap, yang mengajar guru honorer, ini harus diperhatikan,” ujar Sri Mulyani di Gedung Guru, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2018).

Menanggapi kritikan Mentri Keuangan Srimulyani,  kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin M Yusup melalui Kabid Dikdas Harun Samsudin mengakui apa yang di katakan Srimulyani itu benar adanya.

“Saya sependapat apa yang dikatakan Menteri Keuangan RI Srimulyani, memang saya perhatikan banyak oknum guru sibuk urusi laporan tanpa memikirkan jam mengajar, seharusnya ini harus jadi perhatian jangan cuma mau terima gaji sertifikasi saja, jam mengajar di abaikan.” Katanya saat di konfirmasi media ini di ruang kerjanya Senin(16/7)

Mantan Plt Disdik Banyuasin ini juga mengatakan bahwa kalau sertifikasi guru yang diterima jumlahnya tidak sedikit malah melebihi gaji Kabid

“Ya kalau dihitung – hitung intensif yang diterima guru tetap melebihi gaji kepala bidang, dan kerjanya cuma ngurus laporan kapan ngajarnya.” Tandasnya.(Ti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *