Halosumsel.com-
Pengerjaan kereta ringan Light Rail Transit (LRT) terus dikebut. Hal ini karna beberapa zona mulai memasuki pemasangan tiang pancang hal ini akan berimbas pada penutupan jalan sementara .
Penggunan jalan lalu lintas yang hendak menuju ke jalan Kolonel H Burlian atau ke KM 5 dari jalan Demang Lebar Daun tidak bisa langsung melintas. Melainkan harus memutar ke arah kantor Polda Sumsel kemudian berputar depan Taman Makam Pahlawan kemudian naik ke fly over.
“Penutupan jalan sementara diberlakukan selama satu bulan, sekarang masih sosialisasi dan akan dibuka setelah pembangunan selesai di depan Korem maupun rumah sakit mata,”Kata Sudirman Kabid LLAJ Dishub Sumsel, saat rapat, Selasa (18/10/2016).
Penutupan jalan demang menuju KM 5 ditutup sentara selama 1 bulan terhitung sejak tanggal 24 Oktober 2016 hingga 23 November 2016 hal ini disebabkan adanya akan dibangunya tiang LRT yang akan dibangun setidaknya 7 tiang yang akan dibangun. Nantinya pihak waskita karya akan dipasang banner peringatan penutupan di titik-titik ramai lalu lintas.
“Tanggal 24 Oktober sampai tanggal 24 November 2016 itu akan dimulai penutupan. Selain itu akan dipasang banner peringatan penutupan di titik-titik ramai lalu lintas,”.Katanya
Rekayasa jalan sebagai antisipasi kemacetan pembanguna Light Rail Transit (LRT) ada pada 3 titik. Pertama pada persimpangan Polda, kedua pada persimpangan Demang Lebar Daun, ketiga pada persimpangan Pagi Sore.
“Pengerjaan yang pertama akan dimulai adalah persimpangan Polda, dimulai menyelesaikan Pier (Tiang) LRT yang berada di depan Korem 044 Gapo sebelum tanggal 24 Oktober 2016. Setelah selesai maka alat berat akan berpindah ke kolam retensi,” jelasnya.
Sementara dari Jalan Basuki Rahmat yang akan menuju Jalan H.Barlian, dialihkan berbelok ke kiri dan berputar balik di depan Taman Makam Pahlawan naik ke flyover menuju JalanH.Barlian.
Sementara itu Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasat Lantas) Polresta Palembang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Feby Febriana mengatakan halbyang sama dengan Sudirman, untuk simpang Polda terkait dalam penutupan arus jalan Kolonel H.Burlian, akan menurunkan enam personil setiap hari itu terbagi dalam tiga ship.
“Ship pertama dari jam 6 pagi sampai 3 sore, ship kedua dari jam 3 sore sampai jam 9 malam, ship ketiga dari jam 9 malam sampai jam 6 pagi,” katanya.
Pihaknya akan melihat situasi lapangan, seandainya di lapangan membutuhkan lebih dari enam personil, akan melakukan penambahan dari anggota Brigadir motor (BM).(sofuan/rel)

