Banyuasin, HS-
Untuk menurunkan angka kecelakaan dalam berlalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuasin menggelar pemilihan pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan tahun 2019. Kegiatan digelar di ruang rapat Dishub setempat, Selasa (30/07) kemarin.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 9 siswa terpilih perwakilan sekolah seperti SMAN 1 Banyuasin III, SMAN 2 Plus Banyuasin III, SMAN 3 Banyuasin III dan SMAN Rambutan itu, dibuka langsung Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin Drs Anthony Liando SSos MSi.
Kadishub Banyuasin Drs Anthony Liando, M. Si menyebutkan, kegiatan ini merupakan program pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Sebab dari data Korlantas Polri Republik Indonesia jumlah korban lakalantas di Indonesia sekitar 70 persen adalah kelompok usai produktif dengan rentan usia antara 16 hingga 30 tahun.
“Tingginya angka lakalantas dikalangan pelajar itu karena minimnya pemahaman mereka tentang tatacara berkendara yang baik. Oleh karena itu dengan memberikan pendidikan berlalu lintas menjadi solusi untuk menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar,” ujar Anthony didampingi Kepala Bidang LLAJ Djoko Santoso dan Kapala Seksi Pengendalian, Keselamatan dan Oprasional LLAJ Agustian Soyus SH M.Si, kemarin.
Anthony berharap dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar dalam mematuhi peraturan lalu lintas, mengurangi resiko kecelakaan akibat prilaku sebagai pengguna jalan, menanamkan dan membangun kesadaran generasi muda melalui pelajar sebagai pelopor tertib berlalu lintas. Serta menyebar luaskan keselamatan kepada generasi muda selaku pelajar.
“Nanti para pelajar inilah yang nantinya mengajak teman-temannya di sekolah agar menjadi pelopor keselamatan. Mereka ini akan mengajak generasi muda agar tidak kebutan di jalan serta mematuhi peraturan dalam berlalu lintas,” kata dia.
Ditegaskan dia, para pemenang lomba ini akan diikutkan dalam pemilihan pelajar pelopor tingkat Provinsi Sumsel yang diikuti pelajar se-Sumsel pada Agustus 2019 mendatang. “Jika memang bisa mewakili provinsi ke level nasional. Kita doakan mudah-mudahan pelajar pelopor yang berkompetisi ini dapat melaju ke nasional mengharumkan nama Banyuasin,” harap dia.
Ditambahkan Kasi Pengendalian, Keselamatan dan Oprasional LLAJ Dishub Banyuasin Agustian Soyus SH MSi mengatakan juara pertama diraih Intan Olivia dari SMAN 3 Banyuasin III dengan judul karya ilmiah penggunaan media rambu-rambu lalu lintas berbahan dasar sampah menuju SMAN 3 Banyusin III Go green. Juara 2 Mutiara Putri dari SMAN 2 Plus Banyuasin III, karya ilmiah Tracarety (traffic safety care comminitiy) and Smalior (Small life savior) traffic safety detective.
“Untuk juara 3 diraih Galih Priambodo dari SMAN 1 Rambutan dengan karya ilmiah upaya menanggulangi balap liar dikalangan pelajar Kecamatan Rambutan. Para pemenang lomba diberikan piagam di souvenir pelajar pelopor serta uang pembinaan,’ ujar dia.
Turut hadir sebagai juri dari Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin, Jasa Raharja dan para dewan guru pendamping dari masing-masing sekolah. “Kami ucapkan terimakasih kepada para guru pembimbing yang telah menyukseskan kegiatan ini,” pungkas. Rilis

