BELU, HS-

Personel Pos Lookeu Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ melaksanakan kegiatan membuatan kerajinan tangan berbentuk gelas dan tempat sendok dari bambu di Dusun Khaulakalik Desa Lookeu Kec. Tafesito Barat Kab. Belu NTT.

 

Hal ini di sampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M. di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Atambua NTT (30/10/2019)

 

Diungkapkan Dansatgas, hal ini merupakan upaya Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ untuk memotivasi kemampuan sumber daya manusia di Desa Lookeu dalam bidang usaha rumah tangga yang dapat menghasilkan sebuah karya seni kerajinan tangan di wilayah perbatasan sehingga memiliki nilai jual untuk membantu perekonomian masyarakat yang berada diperbatasan.

 

“Kegiatan ini dipimpin oleh Serda Erik Wijaya beserta 4 orang anggotanya, sesuai dengan SOP dalam melaksanakan kegiatan di daerah operasi, 2 orang personel disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan di daerah penugasan,” ujar Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.

 

“Sebagaimana kita ketahui bersama, didaerah perbatasan masih banyak terdapat tumbuhan bambu yang merupakan bahan baku dalam pembuatan kerajinan tangan ini, sehingga Pos Lookeu Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ melihat hal ini merupakan suatu peluang dalam pembuatan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang berasal dari Dusun Khaulakalik Desa Lookeu Kec. Tafesito Barat Kab. Belu untuk dipasarkan dalam wilayah Nusa Tenggara Timur dan daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.

 

Seperti yang dilakukan personel Pos Lookeu, lanjut Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M. mereka berinisiatif untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang pembuatan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual dan dapat dikerjakan dirumah-rumah warga masyarakat, serta tidak membutuhkan kemahiran khusus dan waktu yang panjang dalam pengerjaannya, sehingga proses pembuatannya dapat dilakukan oleh setiap warga masyarakat.

 

Terpisah, Bpk Frinsen Lao selaku kepala Dusun Khaulakalik mengucapkan terima kasih atas ilmu pengetahuan yang telah diberikan personel Pos Lookeu dalam pembuatan kerajinan tangan.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI yang telah membantu kami dalam pembuatan kerajinan tangan berbentuk gelas bambu dan tempat sendok/garpu semoga barang-barang ini memilki harga jual di masyarakat,” ucapnya.

 

Serda Erik menyampaikan bahwa membantu masyarakat dan berbagi ilmu pengetahuan dalam membuat kerajinan tangan merupakan kewajiban Satgas Pamtas dibidang Binter Satnonkowil.

 

“Hal ini menjadi bagian dari tugas kami, karena membantu masyarakat dan berbagi ilmu pengetahuan membuat kerajinan tangan dari bambu adalah tugas kami dibidang Binter Satnonkowil, kami juga berharap barang ini memiliki nilai jual sehingga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat,” tandasnya.

rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *