Palembang, Halosumsel– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menetapkan Joncik Muhammad sebagai Formatur Tunggal sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Selatan (Sumsel)untuk periode 2024-2029. Keputusan ini mengukuhkan Joncik Muhammad sebagai pemimpin yang akan menyusun kepengurusan DPW PAN Sumsel untuk lima tahun ke depan.

Sebelumnya, terdapat sembilan nama yang mendaftar sebagai calon formatur, di antaranya:
1. Joncik Muhammad
2. Raden Husin Arief
3. Romina
4. Iriadi
5. Nyimas Sarah Halim
6. Cik Nona
7. Fajar
8. Fersi
9. H. Umar Halim

Setelah melalui proses seleksi dan pertimbangan, DPP PAN memutuskan Joncik Muhammad sebagai formatur tunggal. Tugas utamanya adalah membentuk kepengurusan baru DPW PAN Sumsel yang akan bekerja selama periode 2024-2029.

Sementara itu

**Sekjen DPP PAN Eko Patrio Ajak Pengurus PAN Perkuat Silaturahmi dan Program Kerja Nyata untuk Menuju Kemenangan di Pemilu 2029**

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Patrio menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengurus PAN agar memperkuat musyawarah, silaturahmi, dan program kerja yang langsung menyentuh masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam rangka mempersiapkan kader dan partai menghadapi Pemilu 2029 yang disebutnya sebagai “pemilu tertutup”, di mana partai harus benar-benar solid dan bergerak bersama.

Eko Patrio menekankan bahwa silaturahmi merupakan kunci memperpanjang umur, memperbanyak rezeki, dan memperkuat hubungan internal partai. Ia meminta seluruh pengurus, termasuk ketua DPW dan DPD, untuk aktif menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan elemen lainnya.

“Kita harus dekat dengan semua lapisan, jangan sampai ada jarak. Silaturahmi itu memperkuat jaringan dan membuka peluang untuk sosialisasi partai,”ujarnya.

Mantan Anggota DPRD DKI Jakarta dua periode ini juga mengingatkan pentingnya membuat program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mencontohkan kegiatan seperti pasar murah, bantuan sosial, atau dialog terbuka dengan warga.

“Jangan hanya rapat di kantor, turunlah ke lapangan. Buat program sekali jalan tapi bermanfaat, seperti bantuan langsung atau pasar murah. Masyarakat butuh bukti nyata kerja partai,” tegasnya.

Eko Patrio juga meminta pengurus PAN mulai mempersiapkan kader-kader mumpuni yang siap maju sebagai calon legislatif di tingkat DPRD, DPR, maupun DPD. Menurutnya, partai harus aktif mencari tokoh potensial yang memiliki kapasitas dan integritas.

Mulai sekarang, cari dan bina kader terbaik. Pemilu 2029 harus dimenangkan dengan calon-calon yang kompeten dan dekat dengan rakyat,”pesannya.

Di akhir pesannya, Eko Patrio berharap seluruh jajaran PAN dapat bergerak bersama, memperkuat solidaritas, dan fokus pada kerja nyata untuk meraih kepercayaan masyarakat.

Semoga PAN semakin solid dan sukses menghadapi tantangan ke depan, tutupnya.

Sementara itu  Joncik Muhammad menyatakan kesiapan dan komitmennya setelah resmi ditetapkan sebagai Ketua Formatur Tunggal sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2024-2029 oleh DPP PAN. Dalam pidato spontannya, ia menegaskan pentingnya persatuan kader dan strategi jitu untuk memenangkan kompetisi politik di Sumsel.

Bersyukur dan Berkomitmen untuk Konsolidasi
Joncik mengawali dengan rasa syukur atas dukungan penuh dari kader. *”Ini adalah amanah besar. Saya berterima kasih kepada semua kader yang telah mendukung sejak lama, bahkan sejak 2005. Perjalanan kita panjang, tapi hari ini kita sepakat untuk bergerak bersama,”* ujarnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinannya akan berjalan sesuai konstitusi partai. *”Saya siap membantu menjalankan tugas dengan tegak lurus, sesuai perintah DPP. Mulai 1 Oktober nanti, kita harus solid—tidak boleh ada konflik internal. Lawan kita di luar, bukan sesama kader!”

Dengan realistis, Joncik mengakui bahwa PAN Sumsel masih berada di “posisi menengah bahkan bawah” di tingkat provinsi, meski di beberapa kabupaten sudah menunjukkan perkembangan. Namun, ia optimis bisa membalikkan keadaan:

Target kenaikan kursi DPRD: Dari sebelumnya 57, ditingkatkan menjadi 80+ kursi di Pemilu 2024.

Fokus pada daerah basis Seperti Palembang, Banyuasin, dan daerah dengan pemilih potensial. “Kalau kita maksimalkan, kemenangan bukan mimpi,” tegasnya.

Joncik menyinggung pentingnya persiapan sejak dini:

Efisiensi waktu: Kita tidak boleh terlambat. Pemilu 2024 harus disiapkan sekarang, tanpa ada celah untuk kalah.”
-Kolaborasi lintas generasi: Di usia 32 tahun, ia ingin menggandeng kader muda dan senior. “Saya minta petuah dari pendahulu, tapi juga butuh energi anak muda.”

Di akhir, Joncik mengajak seluruh kader bersatu: Dari pusat hingga ranting, kita satu komando. PAN Sumsel harus menang bukan hanya di kotak suara, tapi juga di hati rakyat. Insyaallah, dengan kerja keras, target kita tercapai!”

Dengan semangat ini, Joncik Muhammad siap memimpin PAN Sumsel menuju babak baru yang lebih kompetitif.

Sofuan