Halosumsel.com-
Akibat dua truk lawan arah dilokasi yang sama ada terjebak masuk kedalam lubang, membuat arus lintas Jalintim diwilayah Betung Kabupaten Banyuasin menjadi kembali macet dan antrian panjang hingga lebih lima kilo meter dari dua arah Jalintim Palembang-Jambi dan sebaliknya tak dapat dihindarkan.
Penyebab kemacetan diruas jalintim yang tepatnya didepan Hotel Grand Lestrari Betung Kota itu dampak dari upaya perbaikan yang mengerjakan mengaku dari pihak Pt. MB itu terlihat terkesan asal-asalan saja.
Sebab mereka melakukan perbaikannya hanya sekedar menaburkan batu bercampur pasir hitam saja bertepatan saat sekarang sedang musim hujan, maka hanya butuh waktu tak lebih dari 3-5 jam saja upaya dari penimbunan lubang tersebut akan kembali rusak menganga.
Penyebab lain dari kemacetan dijalan negara itu terjadi juga dari ulah para pengemudi yang berusaha saling mendahului, padahal mengetahui kendaraan sedang mengantri, sehingga terjadi penumpukan kendaraan dari dua arah tersebut dalam satu jalur sudah lebih dari 3 kemdaraan, ujar Adi (41) salah seorang warga setempat kepada wartawan (3/3).
Adi mengatakan kerusakan pada ruas jalan itu sudah terlihat dari awal tahun 2016 lalu, namun belum ada upaya perbaikan dari pihak dinas terkait, bahkan ada kesan pembiaran.
Lebih jauh kata Adi, sudah rusak berlubang ditambah datang hujan setiap hari juga diruas jalan itu selama 24 jam tidak mutus berbagai jenis arus kendaraan yang bermuatan berat pun terus berlalulalang itu juga merupakan penyebab kerusakannya kian parah.
Bahkan kemacetan dititik ruas jalan itu terlihat sejak petang kemarin dan semalam ada turin hujan, sehingga genangan air keruh berada disisi kiri dan kakan jalan membuat kendaraan yang melintas dari mengalami terjebak.
Yang disayangkan oleh semua pihak lanjutnya, keberadaan jalan sudah dalam kondisi macet begitu hanya ada terlihat seorang petugas dari Satlantas Polres Banyuasin, tentu dia terpontang-panting untuk mengurai kendaraan agar bisa berjalan dengan sistem buka tutup dan itupun dibantu oleh warga setempat yang peduli, jelasnya.
Sementara Bripol Astra anggota SatlantasbPolres Banyuasin yang di TKP mengaku sempat kewalahan sebelum datang setempat memberi bantuan untuk mengurai kendaraan dari dua arah.
Namun kata Astra, kondisi arus lalulintas dijalan negara ini kembali lancar setelah mengalami antrian kendaraan lebih 3 jam dan dikatakan tidak munafik, kalau satu jam saja dijalan ini sempat macet kendaraan mengular, apalagi kalau sampai lebih dari tiga jam.
Untuk itu Astra meminta, agar para pengemudi yang sudah mengetahui kalau sedang mengantri jangan sampai ada yang berusaha mendahuluinya, karena faktor pengemudi itu juga merupakan penyebab kemacetan arus lintas ini.
Diakuinya memang padi tadi dari pukul 06.30 wib hingga pukil 10.30 wib ditempat ini merupakan titik Jalintim di Banyuasin merupakan faktor kemacetan arus kendaraan hingga lebih lima kilo meter.
Masih untung kalau penyebab macetnya ada dilokasi ini, karena masih jalan alternatif, namun itu hanya khusus untuk rute kendaraan pribadi atau kjenis travel saja.
Guna mempercepat arus kendaraan dari dua arah diruas jalintim ini, selain menarik truk yang terjebak didalam lubang itu dirinya meminta kepada pekerja proyek agar kerjanya lebih ekstra, agar sarana transpotasi ini menjado lancar, harapnya. (waluyo)

