Palembang,Halosumsel- Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Gerindra   daerah Pemilihan Sumatera Selatan I Edi Santana Putra yang juga  mantan Walikota Palembang dua Periode  buka suara terkait dirinya terlibat  dalam kasus dugaan penipuan janji proyek pembangunan jaringan PDAM di kota Prabumulih,

Pria yang akrab di sapa ESP ini mengaku siap untuk diperiksa oleh pihak berwenang dan akan kooperatif apabila memang dirinya terbukti bersalah, dirinya  dituduh menerima uang dengan memberikan iming-iming proyek pembangunan jaringan PDAM Kota Prabumulih, bahkan dirinya telah dilaporkan ke Polda Sumsel oleh dua pengusaha asal Kota Palembang.

Dijelaskan ESP “Kalau memang keterangan saya dibutuhkan,  saya siap diperiksa sesuai prosedur oleh pihak kepolisian apabila saya terbukti terlibat,” Jelas ESP saat melakukan Konferensi Pers di Mabes Café  Jl. Demang Lebar Daun  Jumat (10/2/2022) Palembang .

Saat ditanya  salah satu awak media mengenai sanksi partai terhadap dirinya apabila terbukti bersalah, Edy dengan santai menyatakan jika Partai Gerindra sebagai perahu politik Eddy tidak akan memberikan sanksi jika ia terbukti tidak bersalah.

“Kenapa harus kena sangsi, orang kita tidak bersalah, saya juga tidak melakukan apa-apa, kenapa harus disanksi, tidak ada itu,” ungkap pria Kelahiran Pangkal Pinang 20 Januari 1957 ini.

Terkait pelaporan dirinya yang dituduh melakukan penipuan, ESP masih pikir-pikir untuk melapor balik, dengan kasus dugaan pencemaran nama baik.“Saya pikir-pikir dulu untuk melaporkan balik atas perkara pencemaran nama baik,” terang ESP.

ESP menjelaskan dirinya  tidak membantah kalau para tersangka A, dan N merupakan orang dekatnya  dan mereka bertemu dirumahnya, mereka mengajak para pelaku usaha , tapi saya tidak tahu menahu urusan proyek  yang mereka bicarakan pada waktu itu, “ Jelasnya

Saya juga meminta kepada rekan rekan wartawan untuk konfimasi dulu kepada saya sebelum berita itu diterbitkan, saya sangat merasa sedih apalagi itu dibaca oleh anak dan istri saya , biar berimbang sesuai dengan kode etik jurnalis, dalam pemberitaan tersebut seolah saya yang melakukan penipuan,” sesal ESP . Sofuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *