Pagaralam, Halosumsel –
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam menggelar rapat Paripurna XI (sebelas) sidang ke-1 dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nita keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pagaralam tahun anggaran 2023.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil ketua 1 Dessy Siska ini berlangsung di gedung DPRD Kota Pagaralam Senin, (11/09/2023) dihadiri oleh Walikota Pagaralam, Pabung kodim 0405, Waka Polres Pagaralam, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri, seluruh Kepala Dinas, kepala Badan, Camat dan Lurah.
Fraksi-fraksi DPRD menyampaikan berbagai pandangan, catatan dan saran diantaranya sebagai berikut :
Hasil pembahasan fraksi Nasdem DPRD Kota Pagaralam terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Pagaralam tahun 2023 menyampaikan berupa catatan dan saran yang perlu kami sampaikan sebagai berikut :
a. Fraksi Nasdem mengharapkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pagaralam ini berpihak pada layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan perekonomian
b. Fraksi Nasdem mengharapkan pemerintah Kota Pagaralam sudah mempunyai sistem serta pola penambahan, pengesahan dan pengurangan anggaran belanja yang terukur dan sistematis dengan prognosis anggaran yang telah ditetapkan, kami meminta agar OPD yang menetapkan target-target belanja harus sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD.
c. Disektor pertanian fraksi Nasdem mengharapkan Subsidi pupuk untuk dapat ditingkatkan, karena persoalan pupuk menyangkut hajat hidup orang banyak dan hampir setiap tahun menjadi persoalan yang sangat merugikan para petani, oleh karena itu fraksi Nasdem berharap ada aturan yang lebih spesifik untuk mengatur tata niaga pupuk.
Fraksi Gerindra Menyampaikan pandangan sebagai berikut,
a. Agar proyeksi anggaran pada OPD yang mengalami penambahan baik kegiatan yang lama maupun kegiatan yang baru agar dipertahankan atas manfaat anggaran tersebut sehingga hemat kami anggaran tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan yang menganut azas tepat guna, tepat sasaran, tepat pada menyangkut yang menerima azas manfaat tersebut. Sebagai contoh kami sampaikan pada Dinas Pertanian, untuk mengakomodir program strategis dan mendukung stek kopi yang sudah masuk ke tahap ke 5, tentu sebagai masyarakat penerima manfaat tersebut harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, baik itu jalan, bantuan kepada kelompok tani berupa alat-alat pertanian yang dibutuhkan.
b. Fraksi Gerindra memandang perlu infrastruktur lainnya seperti : Jalan, Tebas bayang, air bersih, sarana umum lainnya dapat dijadikan prioritas anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun 2023 ini.
Kami contohkan untuk kelanjutan pembangunan jalan Seroja dusun Karang Anyar RW 02 Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan agar kiranya da6diprioritaskan, serta yang tidak kalah pentingnya menyangkut kebutuhan air bersih diwilayah kota Pagaralam jauh dari kata mencukupi, sehingga kami menyarankan Pemkot Pagaralam setiap tahunnya anggaran mempunyai target, kami maksud fokus dalam setiap kegiatan yang tentunya sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat, seperti instalasi pipa air bersih, sumber air memadai, serta sarana perbaikan jaringan terus dimaksimalkan sehingga kebutuhan air bersih bisa teratasi bukan malah menambah persoalan yang baru lagi.
Fraksi Golkar menyampaikan beberapa catatan dan saran sebagai berikut :
a. Fraksi Golkar meminta kepada Pemerintah Kota Pagaralam untuk serius dan fokus mengatasi masalah persampahan, baik ditingkat masyarakat maupun di TPA, hal ini bisa bom waktu bila tak ditangani secara benar, banyak contoh yang sedang terjadi saat ini seperti TPA Piyungan Jogjakarta, TPA Srimukti Jawa Barat. Apasaja bisa terjadi di TPA akibat perubahan cuaca, kelalaian kerja dan sebagainya. Pemerintah Kota Pagaralam harus mau dan mampu alat kerja, alat berat dan fasilitas lainnya untuk mempercepat proses persampahan ini, termasuk alat incinerator sampah.
Bahkan perlu secara serius BAPPEDA merencanakan pengolahan sampah secara lebih modern dan berkelanjutan (Sustain) seperti TPST Oxbow Cikukang Kabupaten Bandung yang dapat menghasilkan RDF (Refise Derive Fuel/Kripik sampah) yang menghasilkan bahan bakar alternatif pengganti Batubara, atau dijadikan kompos dengan skala besar yang dapat digunakan untuk lahan pertanian, atau tenaga listrik dan sebagainya. Pemerintah Kota Pagaralam harus bisa bekerjasama dengan banyak pihak, untuk CSR pembinaan SDM, CSR Teknologi, alat persampahan dan sebagainya. Apalagi kota Pagaralam sebagai Green City harus bisa menterjemah dan mengaplikasikan program-program kerja yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.
b. Fraksi Golkar meminta kepada Pemkot Pagaralam melalui instansi terkait untuk berpatroli dan bekerjasama dengan dengan KPH X untuk memantau wilayah-wilayah yang berpotensi menimbulkan api, agar tidak terjadi kebakaran hutan/kebun.
Kepada BPBD juga untuk siaga dan memeriksa semua kelengkapan alat dan SDM apabila diperlukan. Dan kepada Lurah, RT/RW untuk mensosialisasikan, mengedukasi masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan yang berkaitan dengan musim kemarau Ini seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan atau sebelum meninggalkan kebun tidak ada api lagi dan sebagainya.
c. Fraksi Golkar menanyakan perkembangan/progres Study Analisa rencana pembuatan BUMD, kami kami beranggapan dengan adanya BUMD di OPD-OPD yang memang membutuhkan akan memaksimalkan kerja dan penggunaan anggaran, selain itu potensi peluang lapangan kerja lebih besar, potensi PAD lebih tinggi,. potensi perawatan asset lebih tertata.
d. Last but not least fraksi Golkar mengucapkan terima kasih atas kerja selama ini dan ucapan selamat kepada bapak Alpian Maskoni dan Bapak (Almarhum) M.Fadli atas selesainya menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam masa jabatan periode 2018-2023 walaupun pak M Fadli tak bersama-sama kita lagi, semoga apa yang telah dikerjakan dan diperbuat untuk kemaslahatan masyarakat menjadi prestasi yang membanggakan.” Ungkapnya
Fraksi PKS menyampaikan pandangannya sebagai berikut :
a. Partai PKS Mengucapkan terima kasih Kepada Walikota Pagaralam Alpian Maskoni atas pengabdiannya dalam memimpin dan membangun Kota Pagaralam selama lima tahun ini.
b. PKS juga mengucapakan selamat dan sukses Kepada Walikota Pagaralam yang telah menyelesaikan pendidikan program studi Magister Ilmu Manajemen Universitas Lembah Dempo semoga ilmu yang diraih dapat bermanfaat.
c. PKS mengucapkan selamat kepada PLH Sekda yang baru Bapak Rano Fahlensi
d. PKS menyikapi terjadinya defisit Rp. 102.169.823.909,- (Seratus Dua Miliar Seratus Enam Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Sembilan Ratus Sembilan Rupiah) pada APBD tahun anggaran 2023 mohon diberi penjelasan yang rinci faktor penyebab terjadinya defisit tersebut.
d. PKS meminta penjelasan dari Pemkot Pagaralam terhadap persiapan Pemilu 2024, terkait dengan dukungan terhadap semua pihak penyelenggara.
e. PKS meminta sebelum penutupan perda APBD perubahan 2023 di sah kan, agar kiranya dibahas lebih lanjut dengan komisi-komisi dan semua OPD agar mempersiapkan.
Fraksi PDIP dalam pandangannya menyampaikan
a. PDIP menyarankan kepada Pemkot Pagaralam agar dalam rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2023 yang telah disusun diselaraskan dengan rencana kerja perangkat daerah berdasarkan skala prioritas.
b. Dalam sektor belanja pegawai PDIP menyarankan agar penggunaan anggaran tersebut benar-benar terencana dan tepat sasaran, kami juga berharap agar tercipta pegawai yang profesional yang memiliki kompetensi yang handal dengan mengedepankan orientasi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
c. Terkait pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah fraksi PDIP menyampaikan dan menyarankan kedepannya lebih dioptimalkan agar target yang tercapai lebih maksimal agar tercapai pembangunan yang merata guna terwujudnya masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.
d. PDIP mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini, apresiasi untuk dedikasi serta semua capaian berupa prestasi dan penghargaan yang diraih Walikota Pagaralam.
Pandangan umum fraksi Nurani Amanat Bintang Bangkit Indonesia menyampaikan bahwa :
a. Mengharapkan agar perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pagaralam tahun anggaran 2023 harus melalui proses penganggaran berdasarkan pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif.
b. Mengharapkan agar pembangunan pemerintah Kota Pagaralam dapat mempertimbangkan kebutuhan, efisien dan menanggapi isu-isu yang berkembang saat ini baik dalam lingkup Nasional maupun Regional.
c. Mengharapkan agar usulan-usulan dari semua pihak yang diperlukan untuk diperhatikan dan disesuaikan terhadap tingkat inflasi dan eskalasi harga yang ditetapkan berdasarkan kebijakan pemerintah dan kegiatan yang direncanakan dengan memperhitungkan waktu pelaksa.
e. Pembangunan yang skala prioritas yang berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan, hasil reses DPRD yang telah beberapa kali masuk dalam laporan komisi atau pandangan fraksi.
f. Merekomendasikan kepada seluruh anggota fraksi yang ada di komisi-komisi untuk mendalami APBD perubahan tahun anggaran 2023 dimasing-masing tingkat komisi, agar jangan terjadi Silva seperti anggaran tahun 2022.” Jelasnya. Ojie

