Halosumsel-
Puluhan anak dari warga Sukarami dan sekitarnya mengikuti program khitanan massal keliling yang diselenggarakan oleh Korem 044/Garuda Dempo bersama Denkesyah 02.04.04 Palembang bertempat di Markas Koramil 418-07/Sukarami Palembang, Rabu (26/7/2017).
Komandan Koramil (Danramil) 418-07/Sukarami Mayor Inf Heribertus Mujiono, S.Ag., S.Psi. mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu kegiatan yang bernuansa sosial dan religi, melalui kegiatan khitanan massal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. “Diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sehingga diharapkan dapat dirasakan manfaatnya dan tepat sasaran”, terangnya.
Lebih lanjut Danramil menyampaikan, bahwa kegiatan Bhakti Sosial (Bhaksos) berupa khitanan massal keliling ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mewujudkan kepedulian dan menunjukkan rasa simpati kepada masyarakat yang ada di sekeliling kita.
Sementara itu Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandenkesyah) 02.04.04 Palembang Letkol Ckm dr. Dedi Firmansyah, SP.OT. melalui Dantim Keslap Lettu Ckm Deden mengatakan jumlah anak yang mengikuti khitanan massal di wilayah Koramil 418-07/Sukarami sebanyak 15 orang anak. “Kegiatan ini dititik beratkan kepada warga masyarakat kurang mampu, agar kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat terbantu, selain itu juga bertujuan agar terbangun kedekatan antara TNI dengan rakyat karena TNI adalah berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” tegas Dantim Keslap.
Supardi (11 tahun), salah satu peserta khitajipnan massal mengaku senang mengikuti acara ini, karena selama ini orang tuanya belum bisa membiayai untuk khitan. Kendati saat akan disunat orang tuanya belum terlihat mendampinginya, namun rasa tegangnya hilang setelah orang tuanya datang dan turut mendampingi.
“Selama ini orang tua saya belum ada biaya untuk khitan. Alhamdulillah, dengan adanya acara ini akhirnya saya bisa dikhitan, walaupun tadinya sempet takut, soalnya ada yang teriak-teriak, tapi sekarang sudah lega,” akunya. (sofuan)

