Halosumsel-
Dikatakan Harnojoyo,” selama melakukan kegiatan Gotong Royong di Palembang mampu menghemat anggaran sebesar 24 Milliar dalam setahun, ini sudah kita lakukan setahun yang lalu,” kata Harno
Kegiatan ini terinsipirasi dari Indonesia penyumbang sampah terbesar kedua di dunia, jika kita melakukan pembersihan dengan alat berat sekali kita laksanakan kita butuh puluhan juta,kita kalikan saja jika seminggu dua kali berapa biaya yang dkeluarkan untuk melakukan kegiatan ini selama sat tahun,l jelasnya
Dengan adanya kegiatan ini kita mampun melakukan koordinasi dan silahturahmi dengan masyarakat Palembang, ” jelas Harno
Harno menjelaskan setelah mengikuti workshop di tanggal 1 dan 2 Maret, peserta akan diperkenalkan dengan program unggulan Pemkot Palembang yakni subuh berjamaah yang setiap hari dilakukan jajaran Pemkot Palembang dan kegiatan gotong royong yang selalu dilakukan setiap hari minggu.
Dalam kegiatan gotong royong nantinya juga akan tetap disertai dengan pelayanan kepada masyarakat seperti yang dilakukan setipa minggunya seperti pelayanan berobat, PBB, dan lain sebagainya.
“Kalau kota-kota lain dua kegiatan ini kan baru digelar bahkan sekali-sekali saja. Sedangkan Kota Palembang sudah sejak satu tahun lalu, nah ini yang ingin kita tampilkan agar kota-kota lain tahu,” ungkapnya.
Karena itu KPK RI sangat antuasias dengan kedua program Pemkot ini. Apalagi kegiatan gotong-royong yang dilakukan setiap hari Minggu memberikan dampak yang sangat baik meskipun terkadang masih ada juga masyarakat yang kembali mengotori sungai dan membuang sampah sembarangan.
“Selama satu tahun lebih ini sudah 100 sungai dan anak sungai yang kita bersihkan. Itu saja masih belum terjamah semua, ada yang sudah dibersihkan masih ada sampahnya,” ulasnya.
Dalam kegiatan pengenalan kedua program unggulan Pemkot Palembang ini dimulai dengan melakukan subuh berjamaah di Masjid Agung dan dilanjutkan dengan operasi semut dan kegiatan gotong-royong di bawah Jembatan Ampera. Dan setelah operasi semut dan gotong -royong akan diisi dengan wisata Musi Tour Palembang.
“Kita akan ajak peserta untuk mengikuti Musi Tour dengan berkeliling ke Pulo Kemaro dengan menggunakan empat kapal pesiar yang sudah kita siapkan,” imbuhnya.
Sementara itu Sekda Kota Palembang Harobin Mustofa mengatakan dalam workshop Kolaborasi Tunas Integritas Nasional I Tahun 2017 menghadirkan narasumber dari berbagai institusi seperti Kapolri T Ketua KPK Saud Situmorang, Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin.
Harobin menjelaskan workshop ini merupakan kegiatan dalam rangka membudayakan integritas di lingkungan pemerintahan. Dimana isinya yakni membangun budaya integritas didalam OPD masing-masing daerah.
“Jadi kegiatan ini nantinya berfungsi agar kedepan tiap-tiap daerah yang mengikuti kegiatan workshop ini dapat saling melaporkan, saling berbagi dan memberikan keunggulan dan kiat-kiat yang akan dikolaborasikan demi terciptanya sistem pelayanan yang lebih baik lagi,” tandasnya (sofuan)

