Palembang, Halosumsel – Dengan menawarkan konsep yang sedikit western tapi tetap ada campuran tradisional PU Yang Kopitiam menawarkan menu seperti spaghetti pasta ayam geprek, spaghetti sambal matah dan spaghetti kari ayam, dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp 20 000 sampai Rp 50 000.

Dibuka dari Jam 6:30 pagi sampai jam 10 Malam di hari biasa sedangkan hari weekend buka dari jam 6:30 pagi sampai jam 12 malam, PU Yang Kopitiam sendiri memiliki menu best seller yaitu nasi lemak dengan dua pilihan lauk seperti ayam lengkuas dan dendeng batokok.

Hal itu di sampaikan oleh Owner PU Yang Kopitiam Hj. Imelda Indy SE., yang di dampingi sang suami H. Nopianto Sekertaris DPW Partai Nasdem Sumsel saat melakukan jumpa pers usai menggelar Grand Opening PU Yang Kopitiam di jalan Angkatan 45 No.15-16, Sungai Pangeran Kec IT I Palembang, Selasa (25/11/2025)

Hj. Imelda Mengungkapkan bahwa nama PU Yang Kopitiam sendiri terinspirasi dari Nenek buyut Suaminya sendiri.

“Nama PU Yang Kopitiam Sendiri saya terinspirasi dari nenek buyut suami saya, bapak Nopianto , kebetulan beliau masih ada sampai sekarang umurnya menjelang 100 tahun dan masih sehat walafiat, tidak pikun hanya sedikit kurang pendengaran tapi masih ingat dengan semua orang. Jadi nenek buyut dari anak saya,” paparnya.

Lebih lanjut Hj. Imelda mengatakan bahwa baru pertama kali membuka usaha di bidang ini, untuk marketnya sendiri, PU Yang Kopitiam menyasar kepada semua Kalangan.

“Untuk menarik konsumen dari semua kalangan, kita buat Kopitiam ini dengan konsep kekinian, jadi meski ada mesin kopi yang menyediakan late, maca, red valvet, dan yang lainya tapi tetap juga ada teh tarik jadi harganya tetap terjangkau”, ucapn Hj. Imelda.

“Saya berharap warga Palembang dari semua kalangan dapat mampir ke PU Yang Kopitiam, karena harganya cukup terjangkau”, tutupnya.

Sementara itu, Nopianto suami dari Hj. Imelda Indy SE., menambahkan bahwa mengucapkan selamat dengan dibukanya PU Yang Kopitiam semoga dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat Kota Palembang untuk berwisata kuliner, tempat nongkrong, dan tempat anak anak muda berkumpul dengan segala makanan yang tersedia.

“Yang pasti dengan dibukanya PU Yang Kopitiam ini kita bisa membantu program pemerintah dengan penyerapan tenaga kerja, karena menurut kami semakin banyak tempat wisata semakin dapat mengurangi tingkat pengangguran serta membuka lapangan kerja yang baru”, ujar Nopianto.

“Kita juga berharap agar PU Yang Kopitiam ini dapat maju dan berkembang, karena tidak menutup kemungkinan jika PU Yang Kopitiam ini berkembang kita dapat membuka cabang-cabang lain untuk mengakomodir tenaga kerja baru agar lebih banyak lagi mengurangi tingkat pengangguran di Kota Palembang”, pungkasnya. (DM).