Muara Enim, Halosumsel.com ( 20/12) Jembatan Rangka Baja Air Lematang yang menghubungkan Desa Baturaja dan Desa Pangkalan Babat, Kecamatan Empat Petulai Dangku, mampu meningkatkan produktivitas warga dan konektivitas.

Jembatan dengan bentang 180 meter ini diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, bersama dengan Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., Sabtu (20/12). Gubernur mengatakan jembatan merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov. Sumsel dengan Pemkab. Muara Enim yang dibangun secara bertahap, menurutnya jembatan ini berfungsi mendekatkan jarak dan mempersingkat waktu tempuh yang akan membuat biaya transportasi turun serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur mengapresiasi Pemkab. Muara Enim yang tetap berkomitmen mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan bahwa Jembatan ini menjadi penghubung Desa Baturaja dan Desa Pangkalan Babat, jembatan ini juga menjadi akses vital bagi masyarakat sehingga bisa meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Lebih lanjut Bupati mengatakan ada beberapa jembatan dan infrastruktur jalan juga sedang dibangun dan dikebut, salah satunya jalan baru yang mengarah ke Lubai, karena akan memecah arus saat pembangunan flyover perlintasan kereta api. Dirinya berpesan kepada masyarakat agar infrastruktur yang sudah dibangun bisa dijaga dengan baik agar bisa terus memberikan manfaat. Sementara itu Tokoh Adat Desa Pangkalan Babat, Khomedi, mengatakan bahwa jembatan ini sangat bermanfaat terutama untuk mengangkut hasil perkebunan yang mana sebelumnya harus menggunakan perahu, dengan adanya jembatan ini penjualan akses penghubung antar desa berjalan dengan baik sehingga hasil panen bisa diangkut menggunakan kendaraan mobil ungkapnya (jazz)