BOJONEGORO, Halosumsel- Kehadiran personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

 

Seperti yang terlihat saat sejumlah anggota Satgas TMMD mengikuti tahlilan 1.000 hari di kediaman salah seorang warga di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

 

Kehadiran personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, dalam kegiatan keagamaan tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat.

 

Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara Satgas TMMD dengan warga selama pelaksanaan program terpadu dan lintas sektoral di Desa Kesongo.

 

Tidak hanya bekerja bersama membangun desa, para prajurit loreng juga membaur dalam berbagai aktivitas sosial dan budaya masyarakat.

 

Disampaikan Komandan SST-1 Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, keikutsertaan anggota Satgas TMMD dalam kegiatan tahlilan merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Menurutnya, TMMD bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional melalui kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Kami ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat. Mengikuti tahlilan bersama warga merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi, sekaligus mempererat silaturahmi antara Satgas TMMD dengan masyarakat Desa Kesongo,” ujar, Rabu (22/7/2026).

 

Ia menambahkan, kedekatan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya, kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan desa.

 

Suasana tahlilan berlangsung penuh khidmat. Anggota Satgas TMMD duduk berdampingan dengan warga, mengikuti rangkaian doa bersama hingga selesai.

 

Kebersamaan tersebut mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan, yang menjadi salah satu semangat utama dalam pelaksanaan program TMMD.

 

Bagi masyarakat, kehadiran prajurit dalam kegiatan keagamaan memberikan kesan tersendiri. Warga menilai personel Satgas tidak hanya datang untuk membangun sarana fisik, tetapi juga mampu menyatu dengan kehidupan sosial masyarakat.

 

Melalui kegiatan seperti ini, kegiatan program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari selesainya infrastruktur, tetapi juga dari terbangunnya hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat sebagai mitra dalam mewujudkan kemajuan desa.

Rel