OKU Timur, Halosumsel-Sejak tanggal 29 Januari hingga 5 Februari 2024, anggota DPRD Sumsel asal dapil IV fokus menelusuri sejumlah desa dan kelurahan yang ada di OKU Timur. Kedatangan mereka tidak lain untuk mendengarkan secara langsung, semua permasalahan yang dihadapi masyarakat diwilayah itu.

Ada banyak titik lokasi yang dikunjungi anggota dapil IV yang terdiri dari H Syarnubi, selaku Koordinator didampingi, Dra Hj Nilawati; Lindawati Syaropi, SH, MM; Efrans Effendi, SH; dan Syahruddin, ST, MM, diantaranya di Desa Gumuk Rejo, Desa Banyumas Asri, Desa Metro Rejo Kec. Buay Madang Timur, Desa Tebat Jaya Kec. Buay Madang, Desa Trimorejo Kec. Semendawai Suku III, Desa Sribudaya Kec. Belitang Mulya, Desa Nusa Agung, Desa Nusa Raya Kec. Belitang III, Desa Mojosari, Desa Sidomakmur Kec. Belitang, Desa Ringin Sari, Desa Dadi Rejo Kec. Belitang III, Desa Karya Makmur, Desa Sidorejo, Desa Banjar Rejo Kec. Belitang Jaya, dan Desa Sidomulyo Kec. Belitang.

Dari pertemuan dengan perangkat Kecamatan, perangkat Kelurahan, Perangkat Desa, BPD, Karang taruna, ibu-ibu pengajian, tokoh masyarakat dan masyarakat yang ada isetiap titik lokasi, rombongan dapil IV menerima banyak aspirasi dan keluhan masyarakat.
“Kita menyerap banyak aspirasi masyarakat. Namun, persoalan yang hampir muncul disetiap daerah adalah masalah hilangnya pupuk dipasaran. Jadi pupuk ini bukannya langkah, tetapi benar benar hilang, baik yang subsidi maupun yang komersil,” ujar Syarnubi.
Akibatnya, kata Syarnubi, petani terpaksa menanam dengan kondisi seadanya. Akibatnya, hasil panen sedikit dan tidak sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan. “Para petani sangat berharap, pemerintah benar-benar serius perhatikan sektor pertanian. Yang mana, salah satu faktor terpentingnya adalah pupuk,” kata Syarnubi.

Selain itu warga juga mengeluhkan harga bahan pokok yang mahal, seperti harga beras, minyak goreng, gula dan lainnya yang terus naik. Ditempat Kec Buay Madang Timur, warga mengusulkan pembangunan Jalan Cor Beton di Desa Gumuk Rejo, pembangunan Saluran Air di Gemuk Rejo, pembangunan Jembatan Penghubung Desa Banyumas Asri Kecamatan Buay Madang Timur, pembangunan gedung serbaguna dan rehab Kantor Desa Banyumas Asri Kec. Buay Madang Timur.

 

“Di Metro Rejo, warga mengusulkan pembangunan JUT, pembangunan Jembatan Sungai Induk,dan rehap Gedung Serbaguna Desa Tebat Jaya,” katanya.

Sedangkan di Kec Semendawai Suku III, tepatnya di Desa Trimo Rejo, warga mengusulkan pembangunan Drainase, Infrastruktur Jalan Usaha Tani, dan rehab Jalan. Untuk pertemuan di Kecamatan Belitang Mulya, warga mengusulkan pembangunan Jalan Cor Penghubung ke Desa Sribudaya.

Sedangkan di Kecamatan Belitang III, warga Desa Nusa Agung minta perbaikan jalan, perbaikan drainase dan rehab pasar, dan pembangunan Cor Beton Jalan Desa. Disini warga juga minta pembangunan Saluran Air di Desa Ringinsari dan Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Dadirejo.

Menanggapi sejumlah usulan tersebut, Syarnubi mengaku sangat prihatin melihat kondisi petani terutama kalau berkaitan dengan pengadaan pupuk. Padahal, lanjutnya, untuk masalah ini pihaknya telah berkali kali menyampaikannya kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti. Akan tetapi hingga kini pupuk masih langkah, dan petani masih kesusahan.
Sedangkan untuk aspirasi lainnya, seperti soal infrastruktur masalah keamanan dan lainnya akan disampaikan kepada Gubernur SUmsel dalam rapat paripurna 19 Janurai mendatang.

Hasil Reses Dapil IV DPRD Sumsel di OKU Timur Selain masalah pupuk yang hilang, masalah rusaknya sejumlah infrastruktur di daerah perbatasan di OKU TImur juga banyak dikeluhkan warga. Kabar kurang mengenakkan ini diungkapkan warga saat menghadiri reses tahap I tahun 2024, anggota DPRD Sumsel asal dapil IV kabupaten OKU Timur.

Saat reses yang berlangsung dari tanggal 29 Januari-5 Februari 2024, rombongan anggota dapil IV yang terdiri dari H Syarnubi, selaku Koordinator didampingi, Dra Hj Nilawati; Lindawati Syaropi, SH, MM; Efrans Effendi, SH; dan Syahruddin, ST, MM, menyempatkan diri bersilaturahmi dan berdialog dengan warga yang adi sejumlah desa di OKU Timur, diantaranya di Desa Gumuk Rejo, Desa Banyumas Asri, Desa Metro Rejo Kec. Buay Madang Timur, Desa Tebat Jaya Kec. Buay Madang, Desa Trimorejo Kec. Semendawai Suku III, Desa Sribudaya Kec. Belitang Mulya, Desa Nusa Agung, Desa Nusa Raya  Kec. Belitang III, Desa Mojosari, Desa Sidomakmur Kec. Belitang, Desa Ringin Sari, Desa Dadi Rejo Kec. Belitang III, Desa Karya Makmur, Desa Sidorejo, Desa Banjar Rejo Kec. Belitang Jaya, dan Desa Sidomulyo Kec. Belitang.

Dalam pertemuan dengan perangkat Kecamatan, perangkat Kelurahan, Perangkat Desa, BPD, Karang taruna, ibu-ibu pengajian, tokoh masyarakat dan masyarakat, dapil Iv DPRD Sumsel berhasil menyerap banyak aspirasi masyarakat salah satunya keluhan warga di daerah perbatasan, terkait kondisi jalan rusak. “Oku Timur ini berbatasan dengan banyak daerah, baik kabupaten maupun provinsi lain, seperti Lampung dan Bengkulu. Nah, dari hasil dialog, warga yang berada di daerah perbatasan banyak yang mengeluhkan kondisi jalan mereka yang rusak parah,” ujar Syarnubi.

Untuk itu, lanjutnya, warga sangat berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi mereka. Karena ada beberapa desa di wilayah itu, yang sama sekali belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah. Aspirasi lain juga disampaikan warga Kec Belitang. Disini mereka mengusulkan pengaspalan Jalan Desa Mojosari, Pembangunan Gapura Desa, pembangunan Jalan Cor Beton Titik lokasi RW 1 Dusun 1 Desa Bedilan, dan bantuan Renovasi Gedung Serbaguna Desa  Sidomakmur Kec.  Belitang.
Sedangkan di Desa Karya Makmur Belitang Jaya, warga minta Perbaikan Penampungan Air (Embung), pembangunan Saluran Drainase, Pembangunan Pagar Balai Desa, dan Pengecoran (Rabat Beton) Jalan Penghubung Desa.

Aspirasi juga disampaikan warga Desa Sidorejo.  Disini mereka mengusulkan Pembangunan Pintu Air Bendungan Desa, Perbaikan Jalan dengan Cor Beton Desa, Pembangunan Talud Desa Sidorejo, Jembatan Penghubung antara Desa, Pembangunan Gedung Serbaguna, bantuan jalan dan siring desa, Rehabilitas Kantor Desa, dan Rehabilitas Jembatan Beton Penghubung Desa Sido Mulyo – Harjowinangun Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang.

Menyikapi sejumlah usulan tersebut, Syarnubi mengatakan, masalah infrastruktur di daerah perbatasan memang penting untuk diperhatikan oleh pemerintah. Karna daerah perbatasan adalah pintu depan masuknya provinsi ini. “Jangan sampai anggapan kalau ciri ciri masuk Sumsel ditandai dengan kondisi jalannya yang rusak. Kita ingin anggapan seperti ini dihapuskan, dan caranya dengan memperhatikan infrastruktur di daerah perbatasan,” katanya.Yang jelas, lanjut Syarnubi, semua aspirasi telah dicatat dan akan disampaikan kepada gubernur. “Kami harap, suara rakyat ini bisa ditampung dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam penyusunan anggaran kedepan,” ujar Syarnubi mengakhiri wawancara.(sp/adv)