Halosumsel-

Berkat kesigapan petugas, pembunuhan yang menyebabkan korban Andrian (26) warga Jalan SH Wardoyo Gang Kencana RT 08 RW 02 Kelurahan 7 Ulu tewas dengan luka tusukan dibagian bawah ketiak kiri dan lengan atas kanan, punggung dan lecet di kaki kanan berhasil diungkap Jajaran Reskrim Polsek Seberang Ulu I, Rabu (31/5) sore.

Dibawah pimpinan Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Mayestika Hidayat SIk dan Kanit Reskrim, Iptu Azwar SH, dua juru parkir yang terhitung kakak beradik, Renaldi (23) warga Jalan SH Wardoyo Gang Gading Kelurahan 7 Ulu dan Andre (18) diamankan dari rumah kosong yang tidak jauh dari kediamannya. Kedua tersangka langsung diboyong ke polsek untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Kini kami masih mengorek keterangan kedua tersangka dan mendalami motifnya,” papar Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Mayestika SIk dan Kanit Reskrim, Iptu Azwar SH, saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Peristiwa berdarah yang dimulai, saat tersangka Andre bermain petasan dan melemparkannya ke arah korban ketika berada di Jalan SH Wardoyo depan Gang Kencana Kelurahan 7 Ulu.

“Sempat terjadi pertengkaran, karena Andre melempar petasan ke arah korban. Disana, korban sempat memukul Andre. Lalu, Andre pulang ke rumah untuk mengambil pisau, sementara Renaldi yang seketika mendapat kabar bahwa adiknya bertengkar langsung mendatangi korban. Terjadi perkelahian disitu dan Andre yang baru tiba, langsung menghujani korban dengan dua tusukan dibagian bawah ketiak dan lengan kanan,” jelas Azwar.

Untuk prilaku kedua tersangka, penyidik akan menjeratnya dengan pasal 170 ayat 3 KUHP.

“Untuk sementara kami akan terapkan pasal 170 ayat 3, namun tetap kami dalami keterangannya, apakah mereke memenuhi unsur pasal 340 KUHP,” tutup bapak berpangkat balok dua ini.

Sementara saksi Ariyanto mengatakan kejadiannya Rabu (31/5) sekitar pukul 16.00 WIB pak.

“Saat itu saya bertengkar dengan dia (Andre_red). Lalu, saya pulang ke rumah dan memberitahukan kepada korban. Setelah itu, saya dan kakak saya (korban_red) menemui pelaku. Setibanya dilokasi, ternyata disana sudah berada kakak kandung pelaku (Renal_red). Kami sempat berdebat, lantas keduanya bersama-sama menusuk kakak saya,” ujar adik korban Ariyanto (21) kepada petugas piket dilokasi kejadian.

Saat melihat korban mandi darah, warga membawa ke RS BARI.

“Sampai di RS Bari, ternyata kakak saya sudah tidak bernyawa. Dia meninggal saat perjalanan menuju RS pak,” tandasnya, saat di temui di RS Bari. (agustin selfy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *