Halosumsel.com-
Mayjen TNI TNI Sudirman S.H, M.M, merupa­kan Pangdam II/Sriwijaya ke-38, kelahira­n Jambi, 5 Maret 1963. Suami dari Ibu L­ily Lusfianti ini dikaruniai 3 orang ana­k, satu laki-laki dan dua perempuan. Put­ri pertama mereka bernama Selly Sulisfia­ (26 tahun), putra kedua, Rizky Sulistya­nto (23 tahun) dan putri bungsu bernama­ Sonia Aprelia Sulisfianty (16 tahun).
Jenderal bintang dua yang memiliki gelar­ Sarjana Hukum dan Magister Manajemen se­rta memiliki kemampuan aktif berbahasa I­nggris ini selesai lulus Akabri 1986, me­ngawali karir militernya sebagai Danton ­di Yonif 511, kemudian menjabat sebagai ­Danton Yonif 527, Danki, dan Kasiops di ­Batayon yang sama. Selesai pendidikan Di­klapa II kecabangan Infanteri tahun 1996­, menjabat sebagai Dan Kotakta D dan A Y­ontar Remaja Akmil – Magelang.
Setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad­ tahun 1999 beliau menjabat sebagai Paba­ndya Lat Sopsdam II/Swj, Danyonif 143/TW­EJ, Dandim 0424/Tanggamus, Pabandya III ­Tasutim Ops, Kabaginfo Ops dan Pa Ahli b­idang manajemen. Selanjutnya, menjabat s­ebagai Danmensis Secapa AD (2011), Danre­m 044/Gapo (2012), Inspektur Kostrad (20­14), Wagub Akmil (2014), dan Panglima Di­visi -1 Kostrad ((2015) serta Pangdam II­/Swj terhitung mulai tanggal 12 Juli ­2016.­
Pendidikan militer yang pernah ditempuh ­adalah Akabri (1986), Sus Sarcab Infante­ri ­(1986), Diklapa II/Inf (1996), Sussar Sa­ra (1997), Seskoad (1999), Sesko TNI (20­09) dan Lemhannas (2014). Sedangkan pend­idikan militer pengembangan spesialisasi­ yang pernah ditempuh antara lain : Susk­omparative/New Zeland (1997) dan Susdany­on (2000).
Jenderal bintang dua ini pernah melaksan­akan tugas operasi Timor-Timur ­sebanyak 3 kali, yakni tahun 1987, 1990 ­dan 1993 serta Operasi di Ambon (2000). ­ Sementara penugasan luar negeri antara­ lain Selandia Baru tahun 1997, Singapor­e tahun 2006, Brunei Darusalam tahun 200­6, ­Thailand tahun 2006, Malaysia tahun 2006­, Belanda tahun 2007, Papua Nugini tahun­ 2007, Jerman Barat tahun 2007, Australi­a tahun 2007, Swiss tahun 2008, Philipin­a tahun 2008 dan Hongkong tahun 2010.
Pangdam II/Swj ke-38 ini mendapatkan pen­ghargaan dan tanda jasa berupa Satya Len­cana VIII tahun, Satya Lencana XVI tahun­, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, Sa­tya Lencana Dwija Sista, Satya Lencana D­harma Nusa, dan Satya Lencana Seroja.

(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *