Halosumsel.com – Pada tahun ini, harga emas Logam Mulia (LM) cenderung masih bertahan diharga Rp 500 ribu pergram. Sedangkan harga emas perhiasan 24 karat bertahan dikisaran harga Rp 3 jutaan persuku.
Bertahannya harga emas ini, juga diikuti harga jual kembali emas perhiasan yang masih sangat rendah yakni Rp 2,8 juta persuku.
Pantauan Koran ini di beberapa toko emas pasaran Palembang, minat beli emas perhiasan masih belum membaik, dengan harga jual Rp 3 juta persuku. Ini disertai upah yang cukup beragam mulai dari Rp 100 ribu hingga 200 ribu setiap perhiasan.
Penjualan emas masih dinilai mahal disaat perekonomian tengah sulit. “Harga stabil saja, untuk jual masih diterima kisaran Rp 2.8 juta persuku,” ujar Elin, salah seorang pedagang emas Surya Pasar Plaju.
Dikatakannya, meskipun harga jual emas rendah, namun jumlah penjualan emas ditokonya naik cukup tinggi kisaran 10 persen. “Baik kalung maupun gelang, kita terima. Kebayangkan mereka menjual kalung dan gelang dengan berat hingga 3 suku,” paparnya.
Senada yang diungkapkan Loan, pedagang emas Toko Melati Pasar Megahria. Dikatakannya, saa ini harga jual kembali emas memang bisa dikatakan rendah karena harga jual ke masyarakat juga tidak begitu tinggi.
“Untuk harga emas ini memang berubah- ubah setiap harinya. Jikapun harga jual kita ke konsumen akan naik kisaran Rp 100 ribuan setiap sukunya. Untuk harga beli kita dari konsumen atau jual kembali dari konsumen naik setidaknya Rp 50 ribu yang ditentukan dari jenis pembuatan emas perhiasan,” tegasnya.
Sementara itu, Marketing PT Antam Unit Palembang Masrul Purba mengatakan, harga emas logam mulia menduduki angka Rp 489 ribu pergram. jika dijual kembali emas dengan ketentuan harga Rp 472.500 pergramnya.
“Jika kita bandingkan dengan harga ditahun 2013 lalu harga LM cukup tinggi berkisar Rp 500 ribuan lebih pergramnya. Dua tahun belakangan makin anjlok hingga kini duduk diangka Rp 400ribuan pergramnya,”kata Purba. (Ofie)

