Palembang, Halosumsel- Rabu23 April 2025 Dalam pembukaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Musi Banyuasin yang digelar secara virtual hari ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, S.Sos, M.Si menegaskan pentingnya kolaborasi multisektoral untuk mewujudkan provinsi layak anak.
“Alhamdulillah, melalui kegiatan verifikasi hybrid ini kita memperkuat komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujar Fitriana dalam sambutannya via Zoom Meeting yang diikuti lebih dari 100 peserta.
Dalam paparannya, mantan Kabid PPPA Kota Palembang ini mengungkapkan pencapaian signifikan Sumatera Selatan dengan telah tercatatnya 10 kabupaten/kota yang menyandang predikat KLA. “Musi Banyuasin menunjukkan kemajuan luar biasa dalam pengembangan PISA, RBRA, dan layanan kesehatan ramah anak,” tambahnya.
Namun Fitriana juga mengingatkan tiga tantangan utama:
1. Peningkatan kapasitas SDM di tingkat kecamatan/desa
2. Konsistensi penganggaran program anak
3. Optimalisasi peran masyarakat dan dunia usaha
Verifikasi yang berlangsung pukul 09.00-13.00 WIB ini menampilkan beberapa inovasi, termasuk virtual tour fasilitas ramah anak secara live. “Kami harap model verifikasi hybrid ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tegas Fitriana.
Acara yang dipantau langsung oleh tim Kementerian PPPA RI ini dihadiri oleh:
– Bupati Musi Banyuasin
– Kepala OPD terkait
– Perwakilan Forum Anak
– Lembaga masyarakat dan dunia usaha
Sebagai penutup, Fitriana mengapresiasi komitmen Pemkab Musi Banyuasin dan berharap hasil verifikasi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih konkret untuk perlindungan anak.
Advetorial



