Palembang Halosumsel– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (30/04/2026). Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel, Cik Ujang, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran jalannya musda sekaligus menegaskan target besar partai pada pemilu mendatang.
“Maha Kuasa yang mana pada malam hari ini kita berkumpul dalam rangka Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan. Seluruh kegiatan ini berjalan dengan baik,” ujar Cik Ujang di hadapan peserta musda.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Partai Demokrat Sumsel tidak hanya puas dengan pencapaian saat ini, tetapi harus terus meningkat. Target utamanya adalah menambah perolehan kursi di semua lini.
“Pokoknya di pemilu kedepannya, kita harus meningkatkan perolehan kursi di seluruh kabupaten/kota, DPRD Provinsi Sumatera Selatan, hingga DPR pusat,” tegasnya.
Musda V ini menjadi momentum strategis bagi Partai Demokrat Sumsel untuk memperkuat struktur dan konsolidasi internal demi menghadapi kontestasi politik mendatang. Cik Ujang optimistis dengan kerja keras seluruh kader dan pengurus, target peningkatan kursi bisa tercapai.
“Kita akan bekerja maksimal. Insyaallah, Partai Demokrat Sumsel bangkit dan meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.
Sementara itu Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron
“Hari ini adalah proses demokrasi 5 tahunan di Partai Demokrat untuk memilih ketua dewan pimpinan daerah atau ketua di tingkat provinsi, yaitu Musyawarah Daerah kelima Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan. Masa jabatan sudah habis 5 tahun dan akan dipilih kembali,” ujar Herman Khaeron di hadapan peserta musda.
Ia menjelaskan bahwa proses penetapan calon masih berlangsung, dan pihaknya belum mengetahui siapa yang akan terpilih. “Selama ini kami belum tahu, dan tentu nanti akan ada hasilnya. Ini belum selesai karena dalam proses demokrasi, ada penutupan dan penetapan calon,” katanya.
Menurut Herman Khaeron, meskipun dalam musda ini pilihannya mengerucut ke satu nama, namun jika ada kandidat lain, proses di tingkat DPP akan berlangsung panjang, sekitar 11 hingga 12 bulan melalui sidang-sidang.
“Nanti akan ditentukan dimensional pada hari ini sampai pada saatnya terpilih ketua yang baru. Kemudian ia memegang amanat selama masa yang diperkuat DPP. DPP akan mengambil alih fungsi agar tidak ada kekosongan di provinsi. Kami tunggu, mudah-mudahan ada kabar baik, dan kami akan memproses cepat sehingga tidak ada kekosongan di Provinsi Sumatera Selatan,” tegasnya.
Sekjen DPP juga mengingatkan pentingnya kesetiaan, persatuan, dan soliditas di internal partai. Ia mencontohkan bahwa secara nasional, Partai Demokrat telah melaksanakan musda di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
“Gerakan kita lihat kepemimpinan yang besar. Kami menyadarkan kita semua bahwa pentingnya kesetiaan, tentunya persatuan, pentingnya soliditas. Oleh karenanya, kami bangga pada kader-kader di seluruh daerah. Ini adalah peralatan musyawarah daerah yang kedua, namun sebelumnya kami sudah laksanakan di 38 provinsi, kemudian 514 kabupaten/kota,” paparnya.
Herman Khaeron menambahkan bahwa musda ini menjadi pondasi penting untuk meraih kemenangan. “Untuk meraih kemenangan, kita harus solid, harus kuat. Dan tadi Pak Gubernur meyakinkan kita semua juga bahwa kepemimpinan itu kuat, tetapi dalam proses demokrasi tersebut memperkenalkan kepada pemilik suara untuk menentukan target,” pungkasnya.
Sofuan

