Halosumsel.com-

Muhammad Kevin Ramadhan (7) yang tercatat sebagai warga Lrg. Mawar Desa Sungsang 3 Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin digendong neneknya Sapinah (63) yang didampingi Relawan setempat Ateng serta Kepala Puskesmas Sungsang Tiga, Abdul Somad untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Banyuasin (3/5).

Anak Yatim Piatu ini setelah diperiksa keberadaan fisiknya divonis medis menderita kurang gizi, maka harus secepatnya mendapat penanganan medis secara serius, ujar Ateng diruang poli anak RSUD Banyuasin.

Pasien yang didampingi ini kata Ateng, hanya memiliki berat badan dibawah 5 kilo yang saat ini diusia 7 tahun dan selama ditinggal bapak dan ibunya meninggal dunia anak yatim piyatu ini berdiam dan berdua sama adik kandungnya Nora (4) yang diasuk oleh Nenek Sapinah dan Kakek Mat Ali yang kehidupan ekonominya sangat serba kekurangan.

Masih kata Ateng, untuk sementara adik pasien ini (Nora-red) saat ini berdiam dirumah bersama Kakek Mat Ali selama kakaknya masih mendapat perawatan dari pihak medis.

Untuk kelangsungan perawatan Kevin lanjut Ateng, pihaknya terus berusaha keras untuk menghimpun dana guna penyembuhannya dari berbagai pihak termasuk para dermawan dan dalam perawatan Kevin menggunakan jasa Jamkesmas ( Gakin), karena belum terdaftar sebagai anggota BPJS.

Informasi yang dihimpun pihak Puskesmas setempatĀ  kata Abd. somad bahwa Kevin ini saat diusianya 3 bulan sempat mengalami demam tinggi dan sempat mengalami kejang-kejang dan pihak keterangan dari keluarga bahwa Kevin ini juga pernah mendapat perawat medis dari Rs. BARI juga di Rs. Charitas Palembang.

Karena Rs. itu swasta sehingga perawatan medisnya tidak bisa maksimal yang kemungkinan faktor finansial juga, sebab Kevin berasal keluarga kurang bernasib baik.

Almarhum dan Almarhumah itu tiada setelah melahirkan Nora adik kandung Kevin dan kelangsungan hidupnya selama bersama kedua kakek dan neneknya yang sudah usia uzur, bersyukur masih warganya yang peduli untuk membawanya kerumah sakit ini, terang salah seorang petugas kesehatan RSUD Banyuasin yang meminta namanya dirahasiakan.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *