Halosumsel-

 
Bertempat di Hotel Rio City Palembang, Kodim 0418/Palembang bekerjasama dengan Bimas Buddha Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sumsel menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Bela Negara kepada Guru Sekolah Minggu Agama Buddha dari perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Sumsel, Jumat (9/6/2017).
 
Materi kegiatan yang di ikuti oleh 80 orang ini adalah materi Wawasan Kebangsaan atau empat Konsensus dasar berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) yang disampaikan oleh Danramil 418-01/Makrayu Kapten Inf Heru Sobaran, SN.
     
Danramil menyampaikan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi ternyata juga membawa dampak pada rendahnya pengetahuan Bela Negara dan patriotisme di kalangan pelajar. Padahal pada jenjang itulah fase penting penanaman pemahaman Bela Negara. Penanaman nasionalisme dan Bela Negara ditingkat pendidikan saat ini sangat lemah, hal ini disebabkan karena hilangnya Penghayatan, Pengalaman dan Pengamalan Pancasila (P4) terhadap guru-guru sebelum mulai tugas mengajar. Menurutnya ini bukan salah siswa yang tidak mengetahui, tetapi sistem yang ada memang sudah tidak mendukung lagi. Oleh karenanya kami giatkan acara seperti ini untuk menanamkan hal tersebut melalui tenaga pengajar (Guru) seperti yang kita laksanakan ini. “terang Danramil”.
 
Dalam acara yang dihadiri para GuruAgama Buddha dari perwakilan Kabupaten/ Kota se Provinsi Sumsel tersebut, pendidikan pendahulan bela negara harus kembali diterapkan melalui bangku sekolah. Melemahnya pengetahuan bela negara memungkinkan lemahnya nasionalisme dan patriotisme sehingga dapat menimbulkan apatisme masyarakat.
 
Ditambahkan, pihaknya sengaja menggelar sejumlah atraksi oleh prajurit dari Kodim 0418/Palembang untuk menjadi daya pikat para peserta menyaksikan acara penyuluhan bela negara ini.(sofuan) 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *