PALEMBANG, Halosumsel – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengumumkan komitmen kuat TNI AD untuk membangun dan memperbaiki rumah dinas prajurit yang tidak layak huni. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya (kunker) ke Kodam II/Sriwijaya, pada Rabu (05/11/2025).
Jenderal Maruli menegaskan bahwa program perumahan ini telah menjadi perhatian serius dari pimpinan tertinggi negara dan akan menjadi salah satu fokus utama pembangunan internal TNI AD dalam beberapa tahun ke depan.
“Masalah perumahan prajurit ini sudah menjadi perhatian Presiden RI. Ribuan unit yang rusak akan kita benahi. Kami telah menyusun rencana, dan dalam 3 hingga 4 tahun ke depan, target kita adalah membangun perumahan yang layak bagi prajurit di seluruh Indonesia,” tegas Jenderal Maruli usai menyerahkan kunci rumah untuk prajurit di Perumahan TNI Sekojo Palembang
KSAD menekankan bahwa rumah yang layak bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi merupakan modal dasar bagi prajurit untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal. Seorang prajurit, ujarnya, harus memiliki ketenangan pikiran dan fokus dalam bertugas, tanpa dibebani oleh kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan.
“Rumah yang layak adalah modal utama bagi prajurit untuk dapat melaksanakan tugas dengan fokus dan tenang. Jangan sampai prajurit harus repot memikirkan keadaan rumahnya yang hampir runtuh. Dengan rumah yang layak, mereka bisa lebih berimbang dalam menjalankan tugas dan berinteraksi dengan masyarakat,” jelas Jenderal Maruli.
Pernyataan ini menegaskan komitmen pimpinan TNI AD untuk meningkatkan kesejahteraan dasar prajurit, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kinerja dan profesionalisme.
Pengumuman yang disampaikan di Kodam II/Sriwijaya ini menandakan bahwa program perumahan akan dilaksanakan secara merata di seluruh Indonesia. Rencana strategis dengan target waktu 3-4 tahun ini menunjukkan pendekatan yang sistematis dan terukur untuk menyelesaikan masalah yang telah berlangsung lama.
Dengan dimulainya program ini, diharapkan dapat segera mengatasi backlog perumahan dinas prajurit dan memberikan kepastian serta kenyamanan tempat tinggal bagi para prajurit dan keluarganya, yang selama ini mengabdi dengan setia untuk negara.
Sofuan

