Muara Enim, Halosumsel-
Tidak perlu Seorang teknik, seorang tukang Las pun cukup mengerti dengan metode pembuatan siring Letter “U” produk dari PT Alan Putri Tanjung Enim selaku pelaksana Proyek Revitalisasi Siring program Tanjung Enim Kota Wisata di jalan Mutik Kelurahan Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim.
Kalau pekerjaan yang seperti ini saya yakin dalam waktu singkat akan ambrol karena beban di pinggir jalan besar cukup berat kecuali pekerjaan ini dilakukan di lokasi Gang atau lorong yang hanya dilalui oleh mobil-mobil kecil atau sepeda motor urai Duleh warga RT 01/07 Pasar Tanjung Enim Sabtu kemarin.
Hal yang sama dikatakan pula oleh Agus Arpan yang cukup bingung dengan pekerjaan siring tersebut.
Menurut jika siring ini berbentuk letter U maka Idealnya harus diberi besi dan ada lantai kerja sehingga cukup kuat menahan getaran.
Namun seperti gambar yang saya lihat sangat berbeda karna ada pengecoran.batu kali dengan ketebalan bervariasi
Saya yakin.ini dimungkinkan tidak ada kontrak kerja antara PT Bukit Asam dan PT Alan Putri. dan Apa benar spesifikasi pekerjaan sudah sesuai dengan bagian perencanaan PT Bukit Asam yang dihuni oleh para Ahli terangnya. minggu malam (19/9)
Beda halnya dengan.ketua RT 01/07 Pasar Tanjung Enim, yang secara sederhana mengajak berfikir realistis. Menurut nya apakah pasangan batukali disisi jalan umum ini cukup kuat atau bisa bertahan lama mengingat ketebalannya hanya 10-15 cm tanpa pemadatan.
Selesai kerja pemborong lari demikian.juga dengan fihak pengguna. jika pensiun mereka pindah . Tapi kita yang hidup mati di Pasar ini akan menanggung, dampaknya.
Kalau tau.mutu pekerjaan seperti ini. Alangkah.lebih.baiknya dipadat karyakan saja.ucapnya.
Dikonfirmasi Direktur PT Alan.Putri Tanjung Enim Andi mengatakan apa yang kami kerjakan sudah sesuai dengan arahan dari PT Bukit Asam.
Ya sesuai gambar .kita hanya mengerjakan lebar 100 cm dengan.ketebalan dinding 20 cm kiri dan kanan luas bagian dalam siring 60 cm tidak kurang dan tidak lebih imbuhnya Sabtu (18/9) saat betada di rumah Ketua RW 07.
Ketika dimintai tanggapannya, Tim Tanjung Enim Kota Wisata PT Bukit Asam Tbk Budi Lesmono Adi hanya berkomentar singkat “Nanti akan kamu tanyakan.ke pengawas nya” ungkapnya.
Dari lokasi kerja .tampak hanya di depan.rumah ketua RW 07 Pasar Tanjung Enim.yang belum dikerjakan dan dilokasi.ini pula pekerjaan terkesan Amburadul.
(jazz)

