Palembang-

*TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dan Polri, Departemen, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dan Pemerintah Daerah (Pemda) serta komponen bangsa lainnya. TMMD dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan secara berkelanjutan.*

Terkait hal itu, pada hari Senin, 15 Oktober 2018, Kodam II/Swj menggelar kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103, yang dilaksanakan secara serentak di 5 Kabupaten di wilayah Kodam II/Swj. 5 (lima) Kabupaten yang menjadi sasaran TMMD Ke-103 tersebar di 4 Korem / Provinsi, yakni Korem 041/Gamas Bengkulu di Kab. Rejang Lebong; Korem 042/Gapu Jambi di Kab. Tanjab Timur; Korem 043/Gatam Lampung di Kab. Bandar Lampung dan Kab. Tanggamus; dan Korem 044/Gapo di Kab. Lahat.

Kegiatan TMMD yang dilaksanakan dua kali dalam setahun ini merupakan kegiatan yang bersifat lintas sektoral dan terpadu dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dengan mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Untuk menyukseskan kegiatan ini, pada masing-masing Kabupaten ditempatkan kurang lebih 1 SSK prajurit TNI/Polri beserta peralatan kerja dan dibantu oleh Pemda, Instansi terkait dan masyarakat setempat.

Menurut Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan, TMMD Ke-103 yang akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini bertujuan untuk mewujudkan Ruang Juang, Alat Juang, Kondisi Juang dan Kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik.

Seperti kegiatan TMMD sebelumnya, dalam kegiatan TMMD Ke-103 ini, akan dilaksanakan kegiatan berupa sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik, TNI akan membuka badan jalan sepanjang ± 6,55 KM dan lebar 8 M, pembuatan Plat deuker 2 unit dan pemasangan gorong-gorong sebanyak 3 unit di Kab. Rejang Lebong, Bengkulu (Korem 041/Gamas). Di Kab. Tanjab Timur, Jambi, TNI juga akan melaksanakan pembuatan jalan desa sepanjang 4.230 M dan lebar 6 M (dari Ds. Sungai Ayam menuju Ds. Sinar kalimantan).

Kemudian, untuk di wilayah Korem 043/Gatam, TNI akan melaksanakan TMMD di 2 Kabupaten/Kota yakni, Kab. Bandar Lampung dan Kab. Tanggamus. Untuk di Kab, Bandar Lampung tepatnya di Ds. Sumber Agung, TNI melaksanakan pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 519 M dan lebar 3 M, pembuatan siring pas type 40 sepanjang 50 M, pembuatan gorong-gorong sebanyak 2 unit dan pembuatan talud. Sedangkan di Kab. Tanggamus, Ds. Pekon Argo Peni, juga dilaksanakan pembangunan pengerasan jalan lingkungan (Onderlag) ukuran 4.000 M x 3 M x 0,15 M, perehaban jembatan sepanjang 7 M dan lebar 4 M, pembuatan gorong-gorong sebanyak 10 unit dan pembuatan plat dekker 1 unit.

Selanjutnya, untuk wilayah Korem 044/Gapo, di Kab. Lahat Ds, Muara Dua. TNI akan melaksanakan kegiatan pembukaan jalan sepanjang 3.000 M dan lebar 6 M, pembuatan plat dekker sebanyak 3 unit dan pembuatan jembatan sebanyak 2 unit.

Sementara, untuk sasaran non fisik, TNI akan melaksanakan kegiatan Pengobatan gratis dan Pelayanan KB Kesehatan serta penyuluhan-penyuluhan, seperti ; Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Ketahanan Pangan, Pertanian, Kesehatan, Hukum, Narkoba, Balatkom, Kamtibmas dan lain sebagainya.

Sedangkan penentuan sasaran daerah yang dijadikan lokasi TMMD menurut Kolonel Djohan adalah desa yang masih tertinggal dibandingkan dengan desa lainnya dengan kondisi jalan yang masih sangat terbatas, daerah rawan Kamtibmas sehingga diperlukan upaya pembinaan dan pengawasan, hidup dan tingkat ekonomi masyarakat yang masih relatif rendah serta daerah yang sarana dan prasarana pendidikan formal maupun non formal masih terbatas, sehingga tingkat pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) masih relatif rendah.(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *