Banyuasin, HS-
Organisasi Masyarakat Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Banyuasin di komandoi Indo Sapri (Kordinator Aksi) dan Dimas (Kordinator lapangan) dengan massa 30 orang mendatangi Kejari Banyuasin Selasa (29/10/2019) dengan issue meminta kejelasan proyek yang ada di DPRD Banyuasin yang diduga tidak sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB)
Sejumlah peralatan yang digunakan para pengunjuk rasa, – Pengeras suara.- Karton.- Sepanduk.- Bendera organsiasi – Lembar pernyataan sikap.
“Kami meminta Kejari Banyuasin usut mengenai gedung yang diduga pembangunannya terbengkalai di DPRD Kabupaten Banyuasin,” Ujar Indo Sapri dalam orasinya
Akhirnya massa di temui oleh Hendra Mubarok, SH (Kasubsi Pidum Kejari Banyuasin) Menyampaikan, Laporan ini akan kami tindak lanjuti mohon maaf sebelumnya pimpinan kami sedang tidak ada di lokasi karena sedang ada kegiatan di Palembang, Paparnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak jpkp Banyuasin yang telah memberikan kami makukkan dan memberikan kami informasi terhadap permasalahan ini dan akan kami segera tindak lanjuti”. Jelasnya.
Terkait hal tersebut demi menjaga keberimbangan berita media ini mencoba mengkonfirmasi Sekwan DPRD Banyuasin Sopian Permana memberikan tangapan.
“kegiatan tsb itu KPA nyo Bambang tanyoke bae dgn dio yg bertanggung jawab dgn masalah itu pak,” imbuhnya sungkat melalui pesan singkat WhatsApp. (Ti)

