Halosumsel.com –

Nilai budaya serta kedisiplinan dalam kerja perlu ditingkatkan sebabnya budaya kerja yang selama ini ada cenderung mulai terkikis perlahan-lahan dilihat dari adanya sikap ‘acuh tak acuh’  seorang pegawai.

Dicontohkan Asisten III Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Hoyin Rizmu mengatakan misalkan saja seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak malu jika pulang kerja cepat hanya sekedar menunaikan kewajiban untuk mengabsen pagi dan sore.

” Bukan dilihat dari absensinya saja namun pada proses kerjanya apakah disiplin atau tidak dan evaluasinya mengarah pada output yang dihasilkan,”ujarnya seusai rapat koordinasi pembentukan pengelompokan kerja pengembangan nilai budaya, Senin (29/2).

Hoyin melanjutkan, penilaian evaluasi itu bisa juga dari keluhan masyarakat secara terbuka. “Misalkan warga bisa melaporkan jika ada PNS yang selalu tidak berada ditempat pada saat jam kerja,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan ini, Hoyin menambahkan sebenarnya sudah ada Peraturan Walikota (Perwali) nya dan untuk bagian sekretariat agak sedikit terlambat.

“Kalau tingkat SKPD sudah mulai diberlakukan dan ini tinggal kita laksanakan di sekretariat saja, karena penilaian kinerja pelayanan publik di kota Palembang sudah meningkat maka perlunya diterapkan nilai budaya dalam bekerja ,” pungkasnya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *