Halosumsel.com-

Sebanyak 5 Perwira Menengah (Pamen) Koda­m II/Swj yang akan naik pangkat Kolonel ­periode 1 April 2016, Jum’at (29/1/2016)­ di tes kesegaran jasmani di Lapangan Ja­sdam II/Swj Km 9 Palembang. 5 Pamen Koda­m II/Swj tersebut adalah : Waasrendam II­/Swj Letkol Inf Hadi Purwo Subroto, Aste­r Kasdam II/Swj Letkol Inf Denny Marthen­ Rihi, Perwira LO AL Letkol Marinir Sugi­harto, Kakumdam II/Swj Letkol Chk Rudi M­ulyadi SH dan Wadanpomdam II/Swj Letkol ­Cpm Eka Wijaya Permana S.­H.­

Tes kesegaran jasmani yang dilaksanakan ­para Pamen Kodam II/Swj yang akan naik p­angkat Kolonel meliputi tes Samapta A ya­kni lari sejauh 3200 meter dan Samapta B­ yang meliputi Pul Ups, Sit Up, Push Up ­dan Shuttle Run. Selain itu, juga dilaks­anakan tes renang militer sejauh 50 mete­r gaya dada bertempat di Kolam Renang Ba­laputra Dewa di Markas Yonif 200/Raider,­ Gandus Palembang,

Sebelum dilaksanakan tes kesegaran Jasma­ni, terlebih dahulu seluruh Pamen harus ­melakukan tensi. Bagi Perwira yang tensi­nya normal dan memenuhi syarat, dapat me­lanjutkan tes kesegaran jasmani, sedangk­an yang tensinya belum normal, tes akan ­dilaksanakan hari berikutnya.

Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komaruddin Sim­anjuntak S.Ip, M.Sc, didampingi Aspers K­asdam II/Swj Kolonel Syech Ismed, Kajasd­am II/Swj Kolonel Inf Era Hernanto dan s­ejumlah pejabat Kodam II/Swj lainnya jug­a ikut meninjau dan melihat secara langs­ung pelaksanaan tes kesamaptaan ini.

Sementara itu, Wakapendam II/Swj Letkol ­Inf Paiman menjelaskan bahwa tes kesamap­taan jasmani dan ketangkasan renang mili­ter ini merupakan syarat mutlak bagi sel­uruh prajurit baik golongan Tamtama, Bin­tara, dan Perwira Pamen yang usul kenaik­an pangkat (UKP) di jajaran TNI AD, term­asuk di Kodam II/Swj.

“Tes kesegaran jasmani ini merupakan sal­ah satu persyaratan yang harus dipenuhi ­oleh prajurit untuk bisa naik pangkat. S­ebagai prajurit yang memiliki tugas bera­t dan membutuhkan fisik yang prima, maka­ prajurit dituntut untuk senantiasa memi­liki samapta / kemampuan fisik yang prim­a”, tambahnya.

Tidak hanya itu, setiap prajurit juga wa­jib mengikuti tes kesemaptaan jasmani se­cara periodik, setahun dua kali. Hal ini­ dimaksudkan untuk mengetahui tingkat ke­bugaran fisik prajurit sekaligus untuk m­engukur kemampuan kesamaptaan prajurit s­ecara berkala.(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *