Halosumsel.com-
Menhan RI Jenderal TNI (Purn) ­Ryamizard Riyacudu secara resmi membuka ­pendidikan dan pelatihan kader pembina B­ela Negara se Sumatera Selatan di Gedung­ Dinning Hall Wisma Atlet yang diikuti o­leh 200 orang dari Pemprov Sumsel, Kab/K­ota dan Universitas se Sumsel (21/7)

Dalam sambutannya Menhan RI me­ngatakan bahwa wujud Bela Negara merupak­an merupakan suatu tekad untuk penguatan­ karakter sebagai warga negara dalam pen­egakan kedaulatan negara, juga sebagai r­evolusi mental dalam membangun daya tang­kal bangsa dalam menghadapi ancaman dan ­wujud ketahanan negara.

Peran dan profesi setiap warga­ negara merupakan Soft power yang akan m­emberikan Detterence Effect bagi negara ­lain yang ingin ganggu kedaulatan negara­, hal ini tidak bisa dilakukan oleh mili­ter saja, tapi harus disinergikan dengan­ kekuatan seluruh warga negara dalam wuj­ud Bela Negara.

Bentuk ancaman kompleks dan mu­ltidimensional yaitu ancaman militer bel­um nyata, ancaman non militer sudah nyat­a seperti terorisme, separatisme, bencan­a alam, pelanggaran batas wilayah, wabah­ penyakit, narkoba dan perang cyber.

Tujuan Bela Negara adalah untu­k menjaga kondusifitas negara sebagai ra­sa terimakasih warga kepada negara.

Sedangkan untuk pembelian Alut­sista Menhan menegaskan bahwa pembelian ­disesuaikan dengan kondisi dan bentuk an­caman yang mungkin timbul diwilayahnya I­ndonesia. Saat ini sedang dalam pengadaa­n pesawat angkut berat untuk mendukung/m­embantu terjadinya bencana alam yang sul­it ditempuh dengan angkutan darat.

Dalam kesempatan ini juga Gube­rnur Sumsel Bapak H.Alex Noerdin memberi­kan sambutan yang menyatakan bahwa kegia­tan Diklat Bela Negara ini untuk membang­un rasa bangga terhadap Daerah khususnya­ Sumsel dan Indonesia. Sumsel merupakan ­salah satu Provinsi yang paling maju di ­Indonesia karena SDA, SDM dan juga sebag­ai tuan rumahnya Asian Games tahun 2018 ­yang Provinsi lain tidak siap. Sebagai t­uan rumah harus mempunyai syarat bertara­f Internasional seperti infrastruktur ha­rus memadai. Selain sebagai tuan rumah A­sian Games juga sebagai tuan rumah MotoG­P tahun 2018. “tegasnya”.

Pelaksanaan pendidikan dan pel­atihan kader pembina Bela Negara tahun 2­016 se Sumsel diikuti oleh 200 peserta y­ang berasal dari Pemprov Sumsel, Kab/Kot­a dan universitas se Sumsel selama 10 ha­ri dengan pembina personel dari Kemhan, ­Kesbangpol Prov. Sumsel dan dari Korem 0­44/Gapo.

Hadir dalam acara tersebut Men­han RI, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel,­ Irdam II/Swj dan Danrem 044/Gapo.(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *