PALEMBANG, Halosumsel– DPW Partai NasDem Sumatera Selatan menggelar kegiatan NasDem Berdoa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem ke-15.
Kegiatan yang dilaksanakan di kantor DPW NasDem Sumsel itu, dihadiri, kader, sayap dan, badan partai serta lintas agama.
Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HUT NasDem ke-15.
“Kami melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Partai NasDem yang ke-15. Hari ini agendanya adalah NasDem Berdoa,” ujar Nopianto didampingi Wakil Ketua DPW Samantha Tivani, Bendahara DPW Khoirunnisyah dan kader.
Dalam kegiatan tersebut, NasDem Sumsel melaksanakan doa lintas agama yang melibatkan enam agama untuk mendoakan keselamatan bangsa dan negara.
“Pada kegiatan NasDem Berdoa hari ini, kami melaksanakan doa lintas agama. Ada enam agama yang insya Allah nanti akan berdoa bersama, tentu untuk keselamatan bangsa dan negara kita,” katanya.
Selain doa bersama, NasDem Sumsel juga melaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang sengaja dibawa ke kantor NasDem.
“Kemudian hari ini juga kita akan melaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang sengaja kita bawa ke kantor NasDem,” ujarnya.
Nopianto menjelaskan, NasDem Berdoa merupakan rangkaian kegiatan setelah sebelumnya dilaksanakan NasDem Berbagi.
“Kegiatan NasDem Berdoa ini merupakan rangkaian dari kegiatan peringatan HUT NasDem ke-15, setelah kemarin kita melaksanakan kegiatan NasDem Berbagi,” ujarnya.
Setelah NasDem Berdoa, rangkaian dilanjutkan dengan NasDem Bugar melalui acara NasDem Run 2026 bersama remaja dan keluarga besar Partai NasDem Sumatera Selatan.
“Setelah NasDem Berdoa, rangkaiannya nanti kita akan melaksanakan kegiatan NasDem Bugar dengan acara NasDem Run 2026 bersama remaja dan keluarga besar Partai NasDem Sumatera Selatan,” katanya.
Puncak peringatan HUT NasDem ke-15 akan digelar dengan mendengarkan pidato politik Ketua Umum pada tanggal 11 November, pemotongan tumpeng bersama secara nasional, serta mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Kemudian puncaknya nanti ada mendengarkan pidato politik Ketua Umum tanggal 11, pemotongan tumpeng bersama secara nasional, dan juga mendengarkan pidato dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Nopianto berharap melalui doa lintas agama, bangsa Indonesia tetap rukun dan guyub dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Kita tentu berharap dengan doa lintas agama ini, kita bisa mendoakan agar bangsa dan negara kita tetap rukun, tetap guyub. Semua persoalan dan tantangan yang sedang dihadapi bangsa ini bisa dihadapi dengan baik dan insya Allah negara Indonesia jauh lebih maju,” tutupnya.
Hyat

