Halosumsel-

Proyek pengerjaan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang hingga akhir pekan bulan ini sudah mencapai dan ditargetkan selesai awal 2018 mendatang. Untuk masalah design moncong kereta yang dipermasalahkan oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin beberapa waktu lalu nampaknya sudah selesai

Dikatakan Nasrun Umar,”Dak katek masalah. Perubahan itu menjadi moncong itu dak katek masalah. Itu dikerjakan PT INKA. Sudah di setujui bentuknya oleh mereka. Nanti kalau sudah mendekati final desainnya nanti akan dilaunching dalam waktu dekat,” Ungkap Nasrun Umar Usai rapat dengan PT KAI diruang kerjanya Selasa (21/3) Palembang

Pokoknya masalah desain moncongnyo sudah clear, bila perlu kita sama-sama lihat kepabriknya,” ajak Nasrun Umar

Ditambahkan Nasrun,” tadi kita bahas mengenai e Ticket, yang kita bahas tekhnisnya Siapa yang menjadi investornya, ” ungkapnya

“ternyata PTKAI sudah membuat usulan kerjasama dengan Pemprov sumsel untuk menyelesaikan permasalahan ini, apakah nanti PT KAI dengan BUMD atau dengan Investor nanti kita bahas lebih lanjut
Pemprov dalam hal ini barangkal yang teridentifikasi oleh pimpinan daerah, Pak Gubernur dalam hal ini, ya mungkin adalah kaitan dengan E-Money tentu Bank SumselBabel, BUMD kita. Dalam perjalanannya apakah Bank SumselBabel, PDPDE berkolaborasi, seperti apa skimnya.

Pemprov nanti dengan PT KAI bekerjasama dengan kompensasi apa, tentu dengan aturan yang sudah diatur. Dalam hal ini oleh pemerintah dan itu yang akan dilakukan untuk sistem E-Ticketing.

Nah dari nilai investasi nanti mungkin turut mempengaruhi harga tiket. Walaupun tiket itu nanti kita harapkan apakah itu belum diputuskan itu dimasukkan kereta perintis atau pemberian subsidi. Yang jelas prinsip akhir kita adalah dengan dibangunnya LRT ini memberikan kenyamanan para pengguna jasa kita, masyarakat Sumsel, Palembang khususnya dengan harga terjangkau dan nyaman, selamat sampai tujuan.

(sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *