Halosumsel.com-
Menanggapi adanya dugaan perselingkuhan yang terjadi dalam biduk kepolisian khususnya wilayah hukum Polresta Palembang, Brigadir Harendo Falgano (29) bertugas di Sabhara dengan Bribda Utami, Perwira Koordinator Polisi Wanita (Pakor Polwan) Polresta, AKP Tri Sumarsih angkat bicara. Menurutnya, kasus ini masih ditangani provost Polresta Palembang.
“Saya belum tau laporan dari Ibu Bhayangkari itu. Yang pasti kalau urusannya menyangkut anggota polisi, yang nangani perkaranya pasti propam, jika menyangkut pidana yang menanganinya reskrim. Kemungkinan besar perkara ini masih diproses provost, saya belum bisa mengambil tindakan. Jika pembuktiannya telah keluar, barulah bisa kita ketahui,” terangnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, untuk kesekian kalinya, perselingkuhan dikalangan kepolisian terjadi. Kali ini anggota Sabhara Polresta Palembang, Brigadir Harendo Falgano (29) tertangkap basah selingkuh bersama seorang Polwan, Bribda Utami di dalam kamar tidur rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Aiptu A Wahab No 120 RT 03 RW 01 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Senin (20/6) pukul 19.00 WIB.
Kejadian ini diperkuat dengan kedatangan seorang Ibu Bhayangkari ke SPKT Polresta Palembang. Desi Anggeraini (29) menjelaskan, malam itu dirinya bermaksud mengambil kartu ATM yang tertinggal di rumah. Tidak disangka, korban memergoki suaminya bersama perempuan lain di dalam kamar.
“Memang saya masuk dengan cara mendobrak pintu kamar. Melihat saya datang, perempuan itu buru-buru masuk ke dalam kamar mandi. Lalu, saya mendobrak pintu tersebut, tapi suami saya menghalangi hingga kami bertengkar hebat. Berani sekali perempuan itu, memakai baju daster milik saya. Akibatnya, saya mengalami luka lengan atas tangan kiri dan memar ditangan kanan,” kesal korban yang berstatus sebagai PNS ini.
Merasa tidak senang, Harendo Falgano (29) juga melaporkan balik isterinya, Desi Anggeraini (29). Menurutnya, pelaku telah mengambil satu unit Handphone merek Iphone 6 dan menganiayanya saat terjadi pertengkaran di dalam kamar. Akibatnya, korban mengalami luka gigitan di tangan kanan, paha kiri dan lecet jari jempol tangan kanan.
“Waktu itu saya sedang tidur di kamar. Tiba-tiba, dia datang langsung menendang pintu hingga terbuka. Lalu, dia mengeledah dan menendang pintu kamar mandi. Setelah itu pergi membawa handphone Iphone 6 milik saya,” tuturnya sebagaimana tertuang dalam bukti laporan : LP/B-1680/VI/2016/Sumsel/

