Halosumsel.com-
“Memang di Sumsel masih banyak permasalahan mengenai Tenaga Kerja, khususnya di Palembang,” ungkap Kepala Disnakertrans Provinsi Sumsel, Dewi Indriarti, saat diwawancarai wartawan
“Kedepannya, kami akan berusaha memaksimalkan pelayanan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tuturnya.
Untuk penyelesaian pemasalahan, Sambung Ia, pihaknya yang dalam hal ini Disnakertrans Provinsi Sumsel akan menetapkan prioritas yang akan diselesaikan. Dikarenakan jumlah tenaga pegawai pengawas yang dianggap masih sangat kurang meng-cover wilayah kerja se-Sumatera Selatan.
“Jumlah pegawai pengawas hanya ada 53 orang yang bertugas mengawasi permasalahan tenaga kerja di Sumsel,”kata Dewi.
Menurut Dewi, jumlah ini terbilang sangat minim jika melihat wilayah kerja pengawasan se-SUmatera Selatan. Karena itu, pihaknya terlebih dulu akan memprioritaskan pengawasan di daerah yang paling banyak permasalahan di bidang tenaga kerja.
“Seperti contohnya di kota Palembang yang sampai saat ini masih jadi daerah terbanyak masalah tenaga kerja,” imbuhnya.
Diakuinya, setiap daerah mempunyai permasalahan di bidang tenaga kerja, baik itu di tingkat kabupaten atau kota. Tapi yang terbanyak tetap berada di ibukota provinsi. “ini dilihat dari kompleksitas bidang pekerjaan dan tentunya jumlah penduduknya,” tukasnya.
(dil)
