Halosumsel.com-
 Dua Puluh empat perwira menengah (Pamen) Korem 045/Gaya beserta jajarannya  di cek Kesemaptaannya di lapangan Upacara Makorem 045/Gaya, Kamis 2/6/2
            Kesegaran fisik pamen Korem ini tetap dipelihara dan ditingkatkan kemampuan Kesemaptaannya  bila yang belum mampu mencapai jarak dan kriteria yang telah ditentukan oleh TNI-AD maka akan diadakan pembinaan
            Pelaksanaan pengujian kesamaptaan jasmani kali ini  dilaksanakan oleh Tim Jasrem Lettu Inf Hasan selaku Ketua Kordinator lapangan dalam pelaksanaan tes kesemaptaan kali ini dilaksanakan dua hari, hari Selasa 31- Mei 2016 dan hari kamis  2 Juni 2016
            Kegiatan ini di bawah pengawasan langsung 0leh Kasrem 045/Gaya Letnan Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda
            Hari pertama selasa melaksanakan tes kesemaptaan ini diawali pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan Rumkit Ban 02.08.02. Pangkalpinang dilanjutkan dengan senam pemanasan yang dipandu dari personil Jasrem Serda Hananto  dan penjelasan secara singkat  mekanisme kegiatan oleh koordinator pada tahapan selanjutnya kegiatan sesuai ketentuan,  materi pertama kesemapta A dengan kegiatan lari yang berjarak 3200  m selanjutnya melaksanakan kesemaptaan B dengan melaksanakan, Pull Up, Push Up, Sit Up selama 1 menit dan diakhiri dengan lari suttle Run,
Hari kedua Kamis 2 Juni 2016 pagi  melaksanakan renang dasar  militer di kolam renang PT Timah Pangkalpiang yang diawasi langsung oleh koordinator lapangan Lettu Hasan. karena pelaksanaan renang ini berisiko tinggi  terutama terkena kram perut
             Koordinator, Lapangan agar kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, semangat, penuh dedikasi dan keseriusan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, sehingga hasil yang dicapai dapat memenuhi nilai standar minimal 65 dari jumlah keseluruhan, disamping itu jugauntuk memelihara kebugaran tubuh dan mengontrol kemampuan fisik serta stamina bagi para Perwira.
            Kasrem 045/Gaya, seijin Danrem mengingatkan  “bahwa memelihara kesegaran jasmani sangat penting bagi prajurit, maka melalui uji kesemaptaan  ini dapat mengetahui sejauh mana mengukur dan menilai kemampuan setiap prajurit, keterampilan prajurit akan teruji bila samaptanya baik, karena  jasmani adalah tolak ukur dimana dengan jasmani yang prima tugas apapun yang diberikan akan terlaksana dengan baik sesuai dengan kapasitas bidang tugasmasing- masing.

 (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *