Halosumsel.com –
Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman, S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa, selama bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia masih kita inginkan keberadaannya, maka selama itu pula pembinaan kesadaran bela negara tetap dibutuhkan bagi bangsa Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Pangdam II/Swj dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Irdam II/Swj Kolonel Inf Suko Basuki, ketika memimpin Upacara Penutupan Program Pembelajaran Bela Negara, Fisik dan Karakter Prajabatan Tahap II Tahun 2017, yang diikuti sebanyak 99 siswa Prajabatan Karyawan PT. PLN Persero, Rabu (18/01/2017) bertempat di Markas Ajendam II/Swj Palembang.
Upacara Penutupan tersebut dihadiri oleh para Asisten Kodam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj termasuk pejabat dari PT. PLN (Persero) Palembang ; Deputi Manajer Udiklat Palembang, Bapak Joko Srimulyanto dan Course Direktur Udiklat Palembang, Ibu Shelly Juniarti berserta Staf PT. PLN.
Selain itu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman juga menjelaskan bahwa, beberapa konflik, baik yang berdimensi vertikal maupun horizontal akibat perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan, bahkan perbedaan kepentingan politik telah mengancam keutuhan bangsa Indonesia.
Oleh sebab itu, pelatihan bela negara semacam ini harus terus digalakan dan dimasyarakatkan, dengan mengembangkan 5 (lima) nilai dasar bela negara, yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban serta memiliki kesiapan fisik dan psikis untuk melakukan upaya bela negara.
“Untuk itu pula, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang ini, kesadaran bela negara dirasakan semakin penting untuk dimantapkan,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Deputi Manajer Udiklat PT. PLN (Persero) Palembang, Bapak Joko Srimulyanto menyampaikan, terima kasih kepada para pelatih, pendukung yang telah berhasil mendidik,melatih para siswa Prajabatan PT. PLN, sehingga mereka terbentuk disiplin, mental baja yang kuat di Markas Ajendam II/Swj Palembang.
Untuk diketahui, selama 10 hari, mulai tanggal 9 s.d 18 Januari 2017, para mantan siswa Prajabatan PT. PLN telah dibekali dengan berbagai materi yang bersifat teori maupun praktek, termasuk bimbingan dan pengasuhan, diantaranya ; Materi bidang mental yang akan diberikan meliputi pembekalan ketaqwaan, kedisiplinan, loyalitas dan jam pimpinan.
Materi bidang teori, meliputi pembekalan Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan, Bela Negara, Proxy War, UU RI No 3 tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara Tertib Berlalu Lintas dan Penyalahgunaan Narkoba.
Sedangkan materi bidang keterampilan meliputi, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), Bela Diri Militer (BDM), Survival dan Simulasi Permainan.
(Sofuan/rel)

