Halosumsel
Pangdam II Sriwijaya bersama Kapolda Sumsel serta Dansatgas Danrem 044 Gapo bersama sama melaksanakan patroli udara
Dikatakan Pangdam Mayjen TNI Irwan,” hari ini
ada beberapa hotspot yang terjadi di lapangan berdasasarkan laporan ada tiga lokasi pertama di desa ibul 1,
Desa lorok, Kabupaten OI dan Musi Banyuasin,” ungkap Pangdam
Lanjut Jenderal Bintang Dua di pundaknya ini,” kita lihat langsung, mudah mudahan sudah dipadamkan walaupun kecil akan kita padamkan,” lanjut Dia
Pangdam mengaku,”
Hotspot beberapa hari belakangan sudah berkurang signifikan dibandingkan hari lalu.
memang meningkat tetapi sudah bisa diatasi, selain petugas membantu dan masyarakat kita himbau untuk tidak membakar lahan ,” aku Pangdam
Pangdam berharap,”
Mudah mudahan hujan segera turun, sebingga masyarakat dapat mebanam dan hitspot akan mati.
Sementara petugas setiap hari tetap patroli dilapongan
Hari ini yang terbakar luasnya setengah sampai dua hektar, itu lahan milik masyarakat bukan perusahan
Anggota kita tetap berada di lapangan terutama di desa desa rawan kebakaran. Sekitar 260 personil kita sebar di 55 desa yang rawan kebakaran.
Dua hari lalu kita turunkan 62 personil kodam II mengamankan konservasi di daeeah pampangan
Personil tsudah cukup tidak perlu lagi menambah personil dulapangan berdasarkan laporan dari Dansatgas,” pungkas nya
Sementara itu Kapolda Sumsel
Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan,” saat ini di
Tahun 2018 ada 74 kasus oki, oi 38 banya 28 , muba 18, muaerenim 13 ditangani oku induk 1 musirawas 1 untuk kasus karhutla,” ungkap Kapolda
Sejauh luasan yang ditangani oleh penyidik adalah 1035 hektar , memang kebakaranya ada yang setengah hektar yang paling besar 225 hektar milik korporasi milik Rambang , di banyung lencir muba ada 100 hektar
Yang ditangani 8 , korporasi 2 tetapi 1 belum sidik masih penyelidikan
7 perorangan ada yang p 21 di oi sudah sidang mungkin sudah bonis. Ini me jadi kewenangna daeeah masing masing polres,” tandas Kapolda
(Sofuan)

