Halosumsel-
Kegiatan dibuka oleh Asisten Teritorial (Waaster) Kasdam II/Swj Kolonel Inf Deni Marthen Rihi dan diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari perwakilan Perwira, Bintara dan Tamtama dari seluruh Satuan Kewilayahan (Satuan Teritorial), Satuan Balakdam, Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) jajaran Kodam II/Swj se-Garnizun Palembang.
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari ini mengangkat tema ; “Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial, Aparat Teritorial Siap Mengaktualisasikan Diri Sebagai Insan Teritorial Dalam Rangka Menyukseskan Kebijakan Pimpinan TNI AD Bidang Teritorial Tahun 2017”.
Pangdam II/Sw Mayjen TNI Sudirman, S.H, M.M, M.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Deni Marthen Rihi menyampaikan bahwa komunikasi merupakan satu kebutuhan manusia yang mendasar, karena kodrat kita sebagai makhluk sosial ada keterikatan dan ketergantungan antara satu dan yang lainnya.
“Untuk itu, Kemampuan Komsos merupakan rohnya Binter (pembinanan teritorial) dan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap prajurit dalam rangka mengambil hati masyarakat. Keberhasilan Binter sangat bergantung pada keberhasilan dalam melaksanakan Komsos”, ungkapnya.
Disampaikan juga, seiring dengan perkembangan Iptek sekarang ini, kegiatan Komsos juga mengalami perubahan, dari bertatap muka secara langsung berlanjut melalui media online. Artinya prajurit juga harus kuasai semua jenis komunikasi melalui media sosial, misalnya dengan membentuk komunitas grup yang bisa dimanfaatkan sebagai informasi kepentingan tugas Binter.
Pada bagian lain, Kolonel Inf Deni mengharapkan agar seluruh peserta memperhatikan dan mengikuti dengan sunguh-sungguh materi yang disampaikan oleh para pakar sesuai dengan bidangnya masing-masing, sehingga nantinya setelah kembali ke satuan masing-masing dapat melaksanakan komsos dengan lebih baik lagi.
Adapun materi yang diberikan pada kegiatan tersebut adalah Tugas dan Peran TNI-AD serta Pokok-pokok Kebijakan Kasad Th 2017 dalam bidang Teritorial, Peningkatan Kemampuan Komsos dan Pengamalan Sikap Teritorial yang benar, Bahaya Laten Komunis dan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pilkada Tahun 2017.
(rilis)

