Halosumsel.com-
Yang menjadi acuan kita untuk dipedomani bahwa NKRI Harga Mati. Ideologi kita adalah Pancasila, saya garis bawahi Ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila.
Momen Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi momen kita bersama, dan kita menjadi garda terdepan demi tetap tegaknya NKRI. Hatimu….., Darahmu……, Darah Merah Putih dan Pancasila, tandas Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P., dihadapan segenap prajurit dan PNS jajaran Kodam II/Swj se-Garnizun Palembang, usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke – 108, Jum’at (20/5/2016) yang digelar Kodam II/Swj di lapangan upacara Makodam II/Swj Palembang.
Pangdam II/Swj juga menegaskan bahwa, maraknya fenomena gambar-gambar yang bernuansa komunis seperti palu arit, ataupun bentuk lainnya termasuk buku, sepatu, kaos dan lain-lain tetap disikapi dengan kewaspadaan yang tinggi.
“Dimanapun kalian tinggal dan berada buka mata dan telinga”, ujar Pangdam.
“Kewajiban kita meniadakan lambang-lambang tersebut disekitarmu dimanapun kamu berada jangan dibiarkan, tetapi tidak perlu melakukan tindakan arogan”, sambung Pangdam.
Menurut lulusan AKABRI 1982 ini, bahwa bila ada lambang tersebut, bagi yang menemukan, tangkap, catat dan serahkan kepada kepolisian, tidak perlu menggunakan kekerasan. Kita tidak perlu ragu, tapi lakukan dengan elegan”, ujar Mayjen Purwadi.
Ingat…., faham PKI tidak akan pernah mati. Itu adalah bahaya laten yang kita kenal dengan bangkitnya Komunis Gaya Baru (KGB).
“Kemerdekaan Indonesia didapatkan dengan Rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Komunis tidak mengenal Tuhan. Komitmen kita, NKRI Harga Mati dan Ideologi kita Pancasila”, tandas Jenderal Bintang Dua ini.(rilis)

