Palembang, HS-
Pagi ini Palembang diselimuti kabut asap yang cukup tebal, dan ini sangat menganggu pemandangan untuk kendaraan bermotor dan kapal terbang, menyikapi ini Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan bersama dan Satgas Karhutla Sumsel Kolonel Arh Sonny Septiono dan Danlanud Kolonel Pnb Suhartono memantau titik api di sejumlah daerah dengan menggunakan helikopter BNPB Sumsel Jumat (11/10) di Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang
Dikatakan Pangdam, ” Benar, hari ini kabut asap di Kota Palembang tebal sekali, untuk itu kita bersama dan Satgas memantau langsung titik api dibeberapa kabupaten seperti di OKI, Banyuasin, dan Musi Banyuasin, ” Ungkap Pangdam
Ada peningkatan Hotspot di daerah tersebut, tapi kali ini kita fokus kepada daerah OKI, karena ini sangat dekat dengan Kota Palembang, jadi ditiup angin asapnya masuk kota Palembang, ” Imbuh Pangdam
Saya himbau masyarakat Sumsel jangan membakar lahan untuk ditanam, jangan jangan karena merusak lingkungan dan kesehatan dan aktifitas ekonomi terganggu, kita akan melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku pembakaran lahan, ” Ujarnya
Pangdam juga mengakui ada beberapa titik api baru, mudahan karena alam di sekitar kebakaran sebelum nya, kita tidak mengendurkan kekuatan dalam Karhutla pasukan tetap siaga di pos pos masing, ” Ujarnya
Kita akan memadamkan titk api yang lama semaksimal mungkin dalam 2-3 hari, dan kita lakukan pencegahan untuk dan jangan sampai ada titik api baru, dan kita berharap ada turun hujan di pertengahan Oktober dan Awal November ini, ” Ujarnya
Selain melakukan pemadaman kebakaran, Satgas Karhutla Sumsel juga melakukan hujan buatan dengan melakukan teknologi Modifikasi Cuaca ( TMC) bekerjasama dengan BPPT, saat ini ada satu pesawat CN 235 untuk mengangkut garam untuk disenai di awan yang memiliki potensi hujan, ” Tandas Pangdam
(Sofuan)

