Halosumsel.com –
Panggung Prajurit Bataliyon Infantri 142/ Kesatria Jaya yang berlangsung pada Senin (16/1/2016) malam sepertinya menjadi momen ditunggu para prajurit. Berbagai atraksi dan pementasan seni dan kreatifitas di padu untuk memberi hiburan bagi sekitar 1000 orang warga dan prajurit yang tumpah ruah. Satu di antaranya tampilan seni Luka Elang dari Kompi B Senapan Bataliyon Inf 142/ Kesatria Jaya.
Tarian kesenian ini dimainkan 20 orang gabungan dari ibu-ibu Persit dan prajurit dari kompi senapan B kabupaten Tebo. Seperti terlihat dengan gemulai para penari menggerakkan tubuh mengikuti seni musik tradisional yang mengiringi.
Beberapa wanita tampak menari menggunakan sayak dengan gemulai yang terbuat dari kain berikut mengenakan pakaian adat kabupaten Tebo.
10 prajurit turut mengikuti, enam orang membawa orang-orangan sawah yang sudah didandani.
Empat lainnya menari menggunakan luka. alat tangkap ikan yang biasa digunakan masyarakat dijamah dahulu.
Tari luka elang ini menceritakan tentang tradisi masyarakat Tebo dijaman dulu yang biasa menangkap ikan dengan menggunakan luka di tengah sawah.
Untuk mengusir gangguan elang pemangsa ikan warga menggunakan orang-orangan sawah.
Tari ini merepresentasikan kehidupan masyarakat yang saat ini mulai ditinggalkan.
Selain seni tari, puluhan ibu-ibu persit dari kompi senapan A kabupaten sarolangun bersama sejumlah prajurit turut menampilkan atraksi beladiri yongmodo. beladiri ala prajurit TNI.
Sebelumnya juga ditampilkan sejumlah kreatifitas dari TK binaan Bataliyon Inf 142/KJ.
Panggung prajurit juga di isi dengan tampilan belasan polwan cantik Diva Polda berpakaian ala girl band JKT 48.
Panggung prajurit ditutup dengan hiburan oleh artis ibukota, Gea yang merupakan adik dari duo Racun yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya Danyon 142/KJ Mayor Inf Riandi berharap agar momen HUT ke-64 ini, prajurit Batalyon bisa terus bersinergi dengan rakyat.
“Prajurit kita berharap selalu manunggal bersama rakyat,”harapnya.
(Sofuan/rel)
