Halosumsel.com-
Sudah sepekan ini pedagang dikawasan Pasar Kuliner Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III kembali diresahkan aksi dari sekelompok orang tak dikenal, pasalnya, dilokasi tempatnya berjualan diduga kuat digunakan untuk melakukan kegiatan pesta minuman keras (miras) dan sebagian pasilitas tempat berjualan seperti meja dan kursi banyak dirusak, sehingga membuat para pelangganya menjadi tidak merasa nyaman lagi menikmati menu yang dijajakanya.
Sariya, salah satu dari keluarga pedagang di Kuliner kepada wartawan (14/4) mengatakan aksi dari sekelompok orang membuat ulah tidak baik itu sudah berlangsung dalam sepekan ini, botol bekas miras terlihat berserakan diplataran tempat keluarganya berjualan.
” Yang membuatnya resah baik pada pedagang maupun pelanggan di Kuliner sekarang ini selain banyaknya pecahan botol yang berserakan juga meja kursi rusak menjadi pelampisan mereka saat bermabuk-mabukan miras”, ungkapnya.
Karena aktipitas yang dilakukan sekelompok orang tak dikenali itu pada malam hari kata Sariya, keluarga kami sekaligus sebagai pedagang disitu tidak banyak mengetahui identitas pelakunya, hanya saja setiap pagi sebelum membuka daganganya terlebih dahulu harus membersihan puing-puing pecahan botol miras yang berserakan.
Dia berharap agar pihak terkait dalam hal ini dari Sat Pol PP dan Sat Kepolisian Polres Banyuasin supaya melakukan kegiatan patroli khususnya pada malam hari.
” Kawasan Pasar Kukiner ini masih merupakan aset dari Pemkab Banyuasin dan mereka sebagai pedagang itu hanya berhak untuk berjualan dan seluruh pasilitas tempat berjualan itu milik pemerintah Banyuasin”, imbuhnya sembari berharap supaya aksi pesta miras dikuliner segera dihentikan.
Sementara salah seorang pelanggan di Kuliner sebut saja Aza (37) mengaku dalam sepekan ini merasa kurang nyaman menikmati menu yang dikuliner, karena banyak pasilitas dikuliner banyak dirusak orang tak dikenal.
Sedihnya lagi kata Aza, disekitar lokasi tempat biasa makan dikuliner itu terlihat banyak puing-puing botol bekas miras yang sengaja dihancurkan, terkadang kasihan melihat para pedagang disitu karena sarana tempatnya berjualan sengaja dirusaknya.
Dikatakan warga Talang Kelapa ini mengatakan setiap hari kerja selalu makan siang di kuliner ini tetapi selama sepekan ini memang terasa kurang nyaman setelah ada aktipitas sekelompok orang yang diduga sengaja ingin membuat onar saja.
Aza meminta supaya babak bupati Banyiasin Yan Anton Ferdian dapat memperhatikan keberadaan kawasan tempat pedagang di kuliner ini, supaya para pelanggan masakan dikuliner ini tidak resah.(walbro)
