Muaraenim,Halosumsel- Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar rapat pembahasan kerja sama dengan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian dan Pusat Penelitian Karet Sumbawa serta Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatra Selatan di Ruang Rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (4/5/2023).

Dalam kesempatan itu, Asisten I Setda Muara Enim, Emran Tabrani saat membuka rapat mengatakan, kerja sama dengan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Pusat Penelitian Karet Sumbawa adalah usulan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim.

Kerja sama dimaksud melalui penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pemanfaatan teknologi serta inovasi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dengan tujuan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada dan menjalin hubungan kelembagaan.

“Kerja sama ini sebagai landasan rangka pelaksanaan pengembangan usaha tani komoditas karet di Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.

Emran menjelaskan bahwa kerja sama dengan kabupaten/kota dalam Provinsi Sumatra Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim ialah untuk pengembangan pembangunan potensi daerah antara lain Peningkatan Pelayanan Publik, Kawasan Perbatasan, Tata Ruang, Penanggulangan Bencana dan Penanganan Potensi konflik, Kemiskinan dan Pengurangan Disparitas Wilayah, Peningkatan Peran Provinsi, dan Pemekaran Daerah.

“Tujuan dilaksanakannya kerja sama ini untuk bersinergi dalam menghadapi ancaman lingkungan atau permasalahan yang rumit sifatnya mengatasi hambatan lingkungan atau mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan dapat membentuk kekuatan yang lebih besar,” tambah Emran

Kerja sama itu juga diharapkan dapat saling mencapai kemajuan yang lebih tinggi, saling mentransfer keunggulan, ketrampilan, dan informasi, mengembangkan dirinya dari hasil bekerja dan belajar bersama.

“Dengan kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkecil atau mencegah konflik, dapat bersikap lebih toleran dan berusaha mengambil manfaat atau belajar dari konflik tersebut. Selain itu, masyarakat di daerah yang berbatasan lebih merasakan keadilan dan masing-masing daerah serta memelihara keberlanjutan penanganan bidang-bidang yang dikerjasamakan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Asisten II, Kepala Bappeda, Kabag Pembangunan, Kepala Balitbanda, Kepala Dinas Perkebunan, Perwakilan PDAM, dan serta perwakilan OPD lainnya.Kominfo/Jazzi