Halosumsel-

Pemerintah kota Palembang Melalui Badan Amil Zakat (Baznas) dalam kurun waktu 2016-2017 sudah melakukan bedah rumah sebanyak delapan rumah. Kali ini proses pembangunan terakhir di tahun 2017 DesemberJanuari 2018 di Kelurahan tuan Kentang telah membedah rumah Bapak HeryantoDengan raut wajah yang bahagia, keluarga Bapak heryanto dapat menempati sebuah rumah layak huni serta bebas dari panas dan hujan.

Saat meninjau rumah yang sudah di bedah, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan jika saya secara pribadi sangat terharu melihat suasana pagi ini di kelurahan Tuan Kentang, dimana tangis bahagia Bapak Heryianto membuat saya terbawa suasana.

“Saya ucapakan selamat kepada keluarga besar Bapak Heryanto dengan rumah barunya dan tidak Iupa kalau rumah sudah di renovasi ini aturan yang sudah berlaku ini tidak boleh langsung dijual karena. Mendapatkan laporan dari masyarakat setempat yang melihat rumahnya yang hampir roboh, Pak Heryanto tidak di izinkan Iagi untuktinggal dirumahnya dan dianjurkan untuk mengungsi,”jelas Fitri  (30/11) usai meresmikan rumah

“Saya ucapakan selamat kepada keluarga besar Bapak Heryanto dengan rumah barunya dan tidak lupa kalau rumah sudah di renovasi ini aturan yang sudah berlaku ini tidak boleh |angsung dijual karena. Mendapatkan laporan dari masyarakat setempat yang melihat rumahnya yang hampir roboh, Pak Heryanto tidak di izinkan lagi untuk tinggal di rumahnya dan dianjurkan untuk mengungsi,”jelas Fitri rabu (30/1) usai meresmikan rumah.

Lanjutnya, kita sangat berterima kasih atas kerja keras dari teman-teman Basnaz yang sudah membantu masyarakat kecil yang mengalami kesulitan.

Syaid Marhadan ketua Baznas kota Palembang mengatakan, dari tahun 2016-2017 total rumah yang sudah dibedah berjumlah 8 rumah. Untuk itu pada tahun 2018 mi kita akan tingkatkan jumlahnya.

“Berdasarkan ketentuan yang berlaku, rumah yang berhak mendapatkan bedah rumah dari Pemkot yaitu. rumah sendiri, bukan rumah sewaan. Kemudian jika rumah tersebut sudah di renovasi, maka tidak boleh |angsung dijual karena belum tentu mendapatkan yang sama seperti ini,”tambahnya

Sementara itu, Bapak Heyianto mengatakan dengan tangis bahagianya hanya bisa mengatakan ucapan terima kasih kepada Pemerintah kota Palembang dimana peresmianya Iangsung dibuka oleh Wakil Walikota ibu Fitrianti Agustinda.

(Sofuan/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *